Breaking News

bahasa pemrograman populer

7 Bahasa Pemrograman yang Akan Tetap Populer di Masa Depan

Di dalam dunia programming, ada banyak jenis bahasa pemrograman yang masing-masing punya fungsi nya tersendiri. Ada yang digunakan untuk HP, Komputer, Website, hingga Robot. Namun, secara umum hanya 7 bahasa pemrograman populer yang akan diperlukan di masa depan. 

Sejak dulu sampai saat ini dunia programming membutuhkan orang yang benar-benar kompeten dalam urusan coding. Bahkan selama beberapa tahun ke belakang, banyak sekali lowongan pekerjaan untuk programmer yang menguasai berbagai bahasa pemrograman.

Dengan kata lain, jika Anda berencana untuk meningkatkan karir ke tahap yang lebih jauh lagi maka Anda harus menguasai bahasa pemrograman. Sayangnya, memilih bahasa pemrograman yang tepat untuk dikuasai butuh sumberdaya yang cukup besar. Jadi tidak bisa sembarangan dipilih, terutama jika sumber daya yang Anda miliki terbatas. 

Seiring perkembangan teknologi yang kian masif, Anda hanya punya sedikit waktu untuk mendedikasikan diri mempelajari semua bahasa pemrograman. Itulah sebabnya, sebaiknya Anda memilih salah satu dari 7 bahasa pemrograman yang akan diperlukan di masa depan, yaitu Phyton, Java, Javascript, C++, Go, PHP, dan Scala. 

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan informasi singkat dan padat yang diperlukan untuk mengenal kelima bahasa pemrograman tersebut. Simak sampai tuntas, ya!

3 Langkah Memilih Bahasa Pemrograman!

Sebelum membahas tentang Phyton, Java, Javascript, C++, Go, PHP, dan Scala, ada baiknya Anda mengetahui tentang langkah-langkah dalam memilih bahasa pemrograman. Hal ini penting untuk dilakukan agar Anda tidak salah menentukan, bahkan jika Anda merupakan programmer berpengalaman. 

Pahami passion Anda

Langkah pertama adalah memahami passion Anda karena hal ini punya pengaruh yang cukup kuat dalam pemilihan bahasa pemrograman yang tepat. Mengapa begitu? Sebab dengan mengetahui passion, Anda akan lebih mudah menemukan bahasa pemrograman yang sesuai untuk Anda sendiri. 

Setelah itu, proses belajar tidak akan terasa berat karena Anda sendiri memang menyukai bahasa pemrograman tersebut. Di samping itu, Anda akan selalu berusaha mempelajari hal-hal baru yang menarik untuk Anda.

Pikirkan peluang

Pada tahap ini, Anda harus memikirkan tentang peluang dari bahasa pemrograman yang Anda pilih di masa depan. Apakah bahasa tersebut akan banyak diperlukan di dunia pekerjaan? Dan apakah bisa Anda gunakan dalam jangka panjang? Sekeras apapun usaha yang Anda keluarkan, jika tidak ada yang membutuhkan bahasa pemrograman tersebut, maka semuanya akan sia-sia saja. 

Temukan jalur pembelajaran yang tepat

Supaya waktu belajar Anda lebih efisien, sebaiknya temukan jalur pembelajaran yang tepat sebab pada dasarnya jalur ini punya pengaruh pada bahasa pemrograman yang akan Anda pilih. 

Nah, berikut ini tiga jalur yang memiliki peluang paling tinggi di dunia pekerjaan:

  • Frontend Engineer
  • Backend Engineer
  • DevOps

Mengapa ketiganya memiliki peluang yang tinggi? Sebab jalur pembelajarannya tersedia dan bisa dilihat langsung di roadmap.sh sehingga siapa saja bisa mempelajarinya. Bahkan bagi orang-orang yang tidak memiliki latar belakang IT sekalipun. Tak hanya itu, ketika Anda sudah menentukan jalur pembelajarannya, Anda akan melihat bahasa pemrograman lain yang bisa dipelajari. 

Dengan tiga langkah ini, Anda seharusnya bisa menentukan mana bahasa pemrograman populer yang paling sesuai dengan passion Anda. 

7 Bahasa Pemrograman yang paling dibutuhkan di masa depan

Selanjutnya kita akan masuk ke bagian inti yang berisi penjelasan singkat tentang 7 bahasa pemrograman populer yang paling dibutuhkan di masa depan. 

Python

Phyton berada di posisi pertama dalam daftar ini karena phyton mempunyai syntax yang mudah dipelajari serta banyak digunakan dalam Machine Learning (ML), Artificial Intelligence (AI), maupun Big Data. 

Awalnya, phytong memang tidak terlalu populer seperti bahasa pemrograman yang lain, namun syntax yang mudah dimengerti membuat bahasa ini banyak dipelajari dan menjadi populer seperti sekarang. 

Di samping itu, penggunaannya pada Artificial Intelligence (AI) juga ikut mengambil peran. Setiap tahun AI terus berkembang dengan pesat. Ribuan, bahkan jutaan programmer menggunakan phyton untuk membuat AI semakin kuat. 

Java

Di posisi kedua ada bahasa pemrograman Java yang lahir pada tahun 1995. Bahasa ciptaan James Gosling ini perlahan-lahan mulai muncul ke permukaan setelah Oracle mengakuisisinya. 

Hal ini bukan satu-satunya faktor yang berpengaruh dalam kebangkitan Java. Ada satu kelebihan yang ikut berperan penting di dalamnya, yaitu Java bisa digunakan dimanapun! Banyak perusahaan memanfaatkan bahasa ini untuk mendukung berbagai keperluan mereka.

Javascript

Javascript menjadi nomor tiga dalam daftar ini. Beberapa pihak justru sudah menganggapnya sebagai “primadona” karena digunakan oleh perusahaan-perusahaan raksasa dunia, seperti Facebook, Twitter, Discord, dan yang lainnya. 

Di samping itu, Javascript juga bisa berjalan di website maupun Hp. Singkatnya, bahasa pemrograman ini punya peluang sangat tinggi di masa depan. 

C++

Bahasa pemrograman yang keempat adalah C++ yang sejak masih digunakan sejak dulu–bahkan sampai di masa yang akan datang. C++ sendiri merupakan bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Bjarne Stroustrup. 

Stroustrup berhasil mengembangkan bahasa pemrograman C yang diciptakan di Bell Labs  pada tahun 1970-an dan merupakan evolusi dari bahasa B. Menurut klasifikasinya, bahasa C termasuk ke dalam C-Family yang menjadi salah satu bahasa tertua di dunia. 

Beberapa ahli memprediksi bahasa ini masih akan memiliki peluang yang sangat tinggi di masa depan. Jadi jika Anda tertarik pada bahasa C++ sebaiknya mulai belajar dari sekarang, ya!

Go

Terakhir adalah Go, sebuah “pendatang baru” yang berhasil menyita perhatian banyak programmer di seluruh dunia. Pada tahun 2009, Robert Griesemer, Rob Pike, dan Ken Thompson yang merupakan karyawan Google berhasil menciptakan bahasa pemrograman ini. 

Mengapa Go begitu populer meski baru berumur 13 tahun? Jawabannya karena Go termasuk bahasa pemrograman dengan sumber terbuka yang sederhana, mudah, dan efisien. Di samping itu, Go juga memiliki level yang sama dengan Java. 

PHP

PHP adalah salah satu bahasa pemrograman populer dengan sumber terbuka yang diciptakan pada tahun 1990. Banyak sekali programmer yang mengatakan bahwa bahasa ini sangat krusial untuk dipelajari. Dan faktanya, saat ini ada lebih dari 80% website dikembangkan dengan menggunakan PHP, termasuk Facebook dan Yahoo.

Meski mayoritas programer menggunakan PHP untuk menulis server-side scripts, namun sebenarnya bahasa ini bisa juga dimanfaatkan untuk menulis command-line scripts. Dan seorang programmer dengan kemampuan coding PHP tingkat tinggi dapat menggunakannya untuk membangun aplikasi komputer.

Menariknya, dengan banyaknya manfaat yang dimiliki bahasa ini, PHP termasuk mudah dipelajari oleh programmer pemula. Pasalnya ratusan ahli PHP membagikan pengetahuan dan dukungan di komunitas online untuk membantu setiap “newbie” yang mengalami kesulitan. 

Scala

Scala termasuk bahasa pemrograman “general-purpose” dan “type-safe” yang menggabungkan oop terbaik dengan bahasa pemrograman fungsional. Penggabungan ini kemudian menghasilkan sebuah bahasa khusus “tingkat tinggi”.

Oleh sebab itu, Scala banyak digunakan oleh programmer senior untuk mengurangi dan menghapus bug dalam aplikasi yang besar dan kompleks. Tak hanya itu, Scala juga mendukung pemrograman fungsional dan yang berorientasi pada objek. 

Yang lebih penting lagi, programmer dapat menggunakan bahasa ini untuk segala pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh Java. Jadi meskipun termasuk bahasa yang kompleks, namun justru kompleksitas ini membuatnya jadi lebih fleksibel. Beberapa perusahaan besar yang memanfaatkan bahasa ini adalah Twitter, Netflix, dan juga New York Times.

Baca Juga: Full Stack Developer dan Tanggung Jawabnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.