Breaking News

Tiktok digital marketing

10 Hal yang Harus Diketahui Digital Marketer Mengenai TikTok

Semua konten viral berawal dari TikTok. Lantas, bisakah TikTok digunakan sebagai digital marketing tool? Pelajari semua hal tentang TikTok di sini.

TikTok sangat populer digunakan sebagai platform media sosial, untuk berbagi video pendek dan challenge yang sedang viral. Banyak sekali pengguna TikTok terutama anak-anak muda. Mungkin belum banyak perusahaan yang menggunakan TikTok sebagai media untuk marketing digital. Kebanyakan yang menggunakannya adalah industri bisnis hiburan seperti para selebriti dan influencer. Namun, di sinilah kekuatan TikTok for digital marketing.

Akan tetapi, sebelum menggunakannya, Anda perlu mengetahui serba-serbi tentang TikTok terlebih dahulu. Ini akan membantu Anda mengenal TikTok kemudian memudahkan Anda merancang strategi marketingnya. Berikut hal yang perlu diketahui tentang TikTok:

1. Asal Mula TikTok

Muncul setelah Vine berubah menjadi platform yang dahulu bernama Musical.ly untuk lip-syncing, TikTok pertama kali dirilis pada tahun 2014. Namun, baru diekspansi keluar China pada tahun 2017. Para kreator Chinese TikTok ingin mengombinasikan video pendek dengan musik yang memudahkan penggunanya membuat konten unik dengan cepat. Sederhananya, “TikTok memudahkan siapa saja untuk menjadi kreator dan mendukung penggunanya untuk berbagi passion dan ekspresi kreatif mereka melalui video.” 

2. Transformasi TikTok

Di bulan November 2017, parent company TikTok, Byte Dance membeli Musical.ly seharga hampir $1 miliar, kemudian mereka menggabungkan dua platform tersebut untuk diekspansi di pasar Amerika Serikat. Pada tahun 2018, TikTok tersedia di 150 pasar internasional. Lalu, pada November 2019, TikTok mencapai 1,5 miliar unduhan di seluruh dunia baik di perangkat iOS dan Android. Pada tahun 2019 juga, TikTok diklaim secara resmi sebagai mobile app ketujuh yang terbanyak diunduh sejak 2010 sampai 2019. 

3. AI di TikTok

TikTok sangat mengandalkan AI untuk membantu pengguna memaksimalkan engagement di konten mereka. Platfrom ini melacak like dan komentar pengguna sekaligus merekam durasi setiap kali mereka menonton video. Dengan durasi pendek di setiap video dan user base yang begitu besar, algoritma TikTok bisa membangun dataset yang sangat banyak. AI ini memudahkan video editing dan menyarankan enhancement seperti musik, hashtag dan filter yang sedang trending atau populer berdasarkan kategori.

4. Hal yang Membuat TikTok Populer

Di era sekarang, perhatian seseorang sangat mudah teralihkan. Maka dari itu, video dengan durasi 15-60 detik sempurna untuk browsing cepat atau nonton secara terus-menerus alias binge. IA advance TikTok memudahkan aplikasinya untuk menciptakan feed yang addictive. Para kreator pun merasa tertarik dan ingin terus mengunggah konten baru. Ini juga sempurna untuk dijadikan media konten promosi.

5. TikTok Gudangnya Konten Viral

TikTok biasa menjadi pusatnya sensasi viral termasuk berbagai macam challenge dan video yang di-share di platform lainnya. Bahkan, konten tersebut bisa langsung viral hanya dalam semalam. Biasanya, yang paling populer tetap video lip-sync tapi ada juga video lucu yang berisi dance, senam dan parkour. Kalau Anda fokus untuk membuat konten yang baru, fresh dan viral, TikTok menjadi platform yang tepat.

6. Pengguna TikTok Bukan Cuma Anak Muda!

Platform TikTok memang banyak digunakan oleh pengguna yang berusia lebih muda. Sekarang, 41% penggunanya berusia antara 16 dan 24 tahun. Namun, kurang dari 18 bulan, jumlah orang dewasa di Amerika Serikat yang menggunakan TikTok bertambah sampai 5,5 kali lipat hingga sekitar 15 juta pengguna. Begitu pula di seluruh dunia. 

7. TikTok Sangat Mengikuti Tren 

TikTok memang tidak mengunggulkan fitur original-nya. Platform ini mengutamakan tren yang kemudian digabungkan dengan kreativitas penggunanya. Meme juga biasa digunakan lagi dan lagi sampai muncul yang baru untuk menggantikannya. Biasanya sulit untuk menciptakan suatu tren, TikTok bisa mewujudkannya. 

8. Mudah Digunakan Pengguna dan Kreator

Sama seperti Instagram yang mudah sekali digunakan untuk mengedit foto, TikTok memudahkan semua penggunanya untuk video editing. Pengguna bisa mengedit, menambahkan filter dan musik, dan bahkan mengubah kecepatan video begitu saja, tanpa harus menjadi seorang videografer. 

9. Kompetitor dan Potensi di Masa Depan

Facebook melihat TikTok yang semakin populer dan mencoba membuat versi mereka sendiri yang bernama Lasso. Sementara, Instagram menambahkan fitur terbaru bernama Reel pada story yang mirip sekali dengan TikTok. Di sisi lain, ada isu akuisisi terkait privasi dan sensor di beberapa negara seperti China.

10. TikTok untuk Strategi Marketing

Meskipun user base TikTok sangat besar, di Amerika Serikat hanya 4% social media marketer yang menggunakan platform ini, sedangkan ada 89% yang memakai Facebook untuk sarana promosi. Jadi, bisa dikatakan bahwa tidak banyak marketer yang menggunakan TikTok untuk konten marketing.

Demikian ulasan tentang TikTok for digital marketing. Memang platform ini tidak familiar digunakan untuk marketing tool. Akan tetapi, jika Anda bisa mencari celah dengan kreativitas Anda, sangat mungkin TikTok menjadi platform yang bisa membuat konten Anda jadi tren dan viral. Untuk merancang strategi marketing digital yang tepat, percayakan pada Maxsol. Bersama Maxsol, bisnis Anda akan berkembang sekaligus mencapai target yang diinginkan. Hubungi kamu untuk informasi lebih lanjut. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.