Breaking News

ipaddressgoogle

Daftar Alamat IP Googlebot Dirilis, Bantu Deteksi Perayap Palsu

Alamat IP Googlebot merupakan salah satu metode yang bisa orang gunakan untuk menemukan perayap palsu. Jika ada seseorang yang merayapi situs Anda kemudian berpura-pura menjadi Google maka bisa mendeteksinya dengan alamat IP tersebut.

Baru-baru ini telah terbit daftar lengkap alamat IP Googlebot. Yang mana bertujuan untuk merayapi dan mengakses situs website di bawah agen pengguna Googlebot. Alamat IP ini nantinya akan terus update untuk mendeteksi seluruh perayap palsu yang bermunculan.

Sehingga pengguna harus membangun mekanisme dengan cara memperbarui alamat IP Googlebot dari pihaknya. Bot palsu menyebabkan situs bisa melambat dan bahkan berpotensi offline.

Sehingga perlu untuk mengetahui bot mana yang benar-benar Google dan bukan. Pengguna bisa memutuskan untuk memblokir bot mana yang sekiranya jahat dan bukan Google pada situsnya.

Apa Itu Googlebot?

Googlebot merupakan suatu web crawler yang Google pakai untuk mencari dan mengumpulkan berbagai macam halaman di internet. Informasi yang terkumpul nantinya akan berguna untuk memperbarui index Google.

Teknologi ini merupakan suatu software yang juga berfungsi untuk mendeteksi berbagai link yang sudah ditautkan ke dalam suatu halaman website. Mulai dari beberapa kata, kode, serta sumberdaya penyusun halaman tersebut.

Google akan mencatat link-link yang ada di dalamnya dan mengumpulkan. Nantinya data informasi tersebut digunakan oleh pihak Google sebagai layanan untuk mengupdate index dari Google.

Nantinya juga akan ada proses terkait dengan pemberian ranking pencarian halaman web pada Search Engine Result Pages (SERP). Sehingga penting ketika halaman website bisa terlihat oleh robot Google.

Website yang Googlebot Lihat

Pengguna bisa mengetahui terkait dengan berbagai hal yang dilihat oleh robot di dalam website. Yakni dengan mengetikkan site:namadomain.com di dalam kolom pencarian.

Perintah tersebut akan memunculkan berbagai data halaman yang sudah Google kumpulkan di dalam Google index. Anda juga bisa mengetahui halaman mana yang sudah terindeks dan yang secara tidak sengaja terblokir oleh robots.txt, dan sebaliknya.

Dalam hal ini tentunya bisa mengganggu proses SEO di halaman website. Karena bisa saja halaman tidak sengaja terblokir merupakan yang memiliki SEO bagus. Begitu juga halaman yang memiliki SEO buruk malah tidak terblokir.

Lantas apakah Googlebot bisa mengakses semua yang ada di dalam website Anda? Secara umum tidak bisa mengakses seluruh elemen di dalam website. Akan tetapi ada beberapa permasalahan yang bisa menyebabkan Google tidak bisa mengakses semua konten di dalam web pengguna.

Permasalahan akses google tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor berikut.

  1. Telah diblokir oleh robots.txt;
  2. Broken link;
  3. Menggunakan teknologi flash yang menyebabkan robot Google tidak bisa mendeteksinya;
  4. Kode yang error;
  5. Link dinamis yang terlalu rumit;

Sehingga pengguna perlu untuk mengatur robot Google tersebut dalam melakukan crawl serta mengindeks website. Berikut caranya.

  1. Menggunakan robots.txt;
  2. Memasukkan meta robot pada halaman;
  3. Menggunakan instruksi robot pada header;
  4. Menggunakan Sitemap;
  5. Memakai Google Search Console.

Cara tersebut bisa pengguna pakai untuk mengatur Googlebot supaya dapat mengindeks website Anda. Akan tetapi cara yang umum digunakan adalah menggunakan robots.txt.

Cara Kerja Googlebot

Penggambaran cara kerja Googlebot ialah robot yang melakukan crawl pada setiap halaman situs website. Kemudian mencari dan menyimpan berbagai informasi dari web tersebut ke dalam suatu kategori tertentu pada database Google.

Selanjutnya data tersebutlah yang akan dilakukan proses pengindeksan. Nah, berikut ini akan kami jelaskan terkait dengan gambaran detail dari langkah-langkah proses kerja Googlebot.

  1. Robot Google mengunjungi suatu situs web dan seluruh tautan, baik backlink internal atau backlink eksternal di dalamnya;
  2. Apabila situs pengguna masih tergolong situs baru dan belum terdapat link, maka bisa memasukkan URL dari situs pengguna ke hearts Google Search Console. Nantinya akan memancing robot Google melakukan review dan mendatangi situs Anda;
  3. Googlebot mencatat berbagai link yang ada di dalam website dan memasukkannya ke dalam database untuk diindeks. Link yang bisa terindeks adalah yang bersifat publik;
  4. Informasi yang tersimpan dalam Googlebot ialah berupa tulisan dan meta tag;
  5. Selanjutnya informasi tersebut akan disimpan ke dalam indeks mesin pencarian. Sehingga ketika audiens mengetikkan kata kunci pada search engine maka halaman Anda bisa muncul.

Nah begitulah detail dari proses kinerja Googlebot untuk membuat website bisa relevansi dengan SEO. Jadi Googlebot adalah bot yang baik, namun dalam aplikasinya ada saja penyusup yang berpura-pura menjadi bot dari Google. Padahal bukan, dan hal ini akan berdampak buruk untuk kinerja website Anda dan parahnya bisa membuat situs menjadi offline.

Memverifikasi Googlebot dan Crawl Google Lainnya

Pengguna bisa melakukan verifikasi apakah web crawl yang mengakses server benar-benar crawl Google atau bukan. Tentunya langkah ini berguna untuk melindungi server dari spammer atau pembuat masalah lain yang akan mengakses situs.

Ada dua metode yang bisa pengguna lakukan untuk memverifikasi crawl Google. Simak ulasan berikut ini.

1. Cara Manual

Langkah pertama dengan metode manual, yaitu menggunakan alat command line untuk pencarian satu kali. Metode ini cukup untuk sebagian besar kasus penggunaannya.

Langkah penggunaan alat command line adalah sebagai berikut.

  1. Jalankan pencarian DNS terbalik pada alamat IP pengaksesan dari log dengan memakai perintah host;
  2. Melakukan verifikasi bahwa nama domain adalah googlebot.com atau google.com;
  3. Menjalankan pencarian DNS maju pada nama domain yang diambil pada langkah pertama dengan memakai perintah host nama domain;
  4. Lakukan verifikasi bahwa alamat tersebut merupakan sama dengan alamat pada IP pengaksesan asli di log pengguna.

2. Cara Otomatis

Cara otomatis yang bisa membantu pengguna yang melakukan pencarian dalam skala besar. Pakai solusi otomatis untuk mencocokkan alamat IP Googlebot dengan alamat IP crawl yang dipublikasikan.

Daftar Alamat IP Googlebot Rilis

Pengguna harus mengetahui bot mana yang benar-benar Google dan bukan. Sehingga bisa membantu dalam memutuskan bot jahat yang hendak diblokir. Langkah melakukan verifikasi atau pendeteksian bisa menggunakan cara otomatis.

Yang mana dalam proses pendeteksiannya memakai daftar alamat IP Googlebot yang bisa Anda unduh pada link berikut ini. https://www.gstatic.com/ipranges/goog.json adalah halaman yang berisikan daftar alamat IP lengkap dari Googlebot.

Pengguna bisa mendeteksi bot yang menyebabkan situs melambat dan berpotensi terjadi offline. Yang mana hal ini akan mengakibatkan menurunkan kualitas SEO pada website pengguna.

Selain itu ada juga layanan pihak ketiga yang bisa membantu mengelola permasalahan Googlebot seperti Cloudflare.

Karena Googlebot bisa membaca berbagai jenis konten, bukan hanya berupa teks maupun gambar. Google telah bekerja sama selama beberapa tahun dalam membaca konten Flash, kode JavaScript, bahkan juga halaman web dinamis, dan berhasil pada bidang tersebut.

Sehingga penting sekali untuk memantau perkembangannya, termasuk juga dengan perkembangan dari daftar alamat IP Googlebot. Demikian beberapa ulasan dari kami, dapatkan berbagai informasi lainnya seputar dunia teknologi dan bisnis digital di situs Diginews.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published.