Breaking News

google analytics untuk digital marketing

Google Analytics untuk Digital Marketing, Bantu Kembangkan Bisnis

Google Analytics untuk digital marketing cukup membantu para pemasar dalam melakukan tugasnya. Bagi pemula yang belum terbiasa menggunakan Google Analytics mungkin akan merasakan sedikit rumit.

Pasalnya ada banyak sekali data yang perlu pengguna olah, dan tentunya perlu melakukan analisis lanjutan. Hal ini akan sulit bagi sebagian orang yang masih belum memahaminya untuk menemukan metrik yang tepat.

Namun, pemasar yang ingin memahami dan mengetahui lebih lanjut terkait target marketnya, perlu memahami Google Analytics. Seperti mengetahui cara terbaik untuk memanfaatkan data yang sudah pengguna peroleh memakai tools tersebut.

Tanpa memahami cara menggunakan Google Analytics untuk digital marketing, tentu membuat pemasar hanya akan menghabiskan waktu saja. Jika seseorang bisa memahami cara pakainya, maka pasti akan maksimal.

Yakni bisa memberikan insight serta pemahaman yang berharga terkait para pengunjung website. Data-data tersebut merupakan data yang kuat untuk meningkatkan strategi marketing secara digital.

Gambaran Mengenai Google Analytics untuk Digital Marketing

Google Analytics merupakan salah satu tools yang cukup ampuh untuk menunjang bisnis online, menaikkan brand, hingga untuk para blogger.

Pengguna bisa menemukan berbagai data penting dengan memakai Google Analytics. Yang tentunya data tersebut bisa bermanfaat untuk melakukan strategi marketing yang tepat dalam meningkatkan bisnis.

Namun tentunya sebelum mengarah ke hal tersebut, pengguna harus paham terkait bagaimana cara memakainya. Google Analytics untuk digital marketing memang suatu hal yang tepat dan bagus.

Akan tetapi, jika tidak bisa memanfaatkan secara maksimal, maka tidak ada gunanya menggunakan tools tersebut.

Pada tools Google Analytics ada beberapa fitur utama yang penting untuk Anda ketahui. Yang mana fitur utamanya terpecah menjadi 8 bagian penting. Dashboards, Shortcuts, Intelligence Events, Real-Time, Audience, Acquisition, Behavior, dan Conversions.

Pada masing-masing fitur tersebut terdapat sub-sub bagian yang menyediakan berbagai macam fungsi. Namun tidak semua bagian fitur utama penting untuk para pemasar.

Jadi, pemasar tidak perlu memahami banyak fitur utama tersebut. Cukup pahami hal-hal penting yang bisa membantu mendapatkan data sesuai kebutuhan.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memakai Google Analytics

Terdapat 3 bagian penting yang perlu pemasar perhatikan saat menggunakan layanan Google Analytics. Yaitu Acquisition, Audience, dan Behavior.

Pada bagian audience, berisikan berbagai sub bagian yang akan memberitahukan kepada Anda terkait informasi pengunjung. Seperti jenis kelamin, usia, lokasi pengunjung, dan hal penting lainnya.

Sedangkan acquisition merupakan salah satu bagian yang akan memberikan informasi secara rinci terkait proses pengunjung datang ke website. Apakah datang melalui mesin pencarian, media sosial, atau melalui kontributor blog.

Nah, pada bagian behavior akan membantu pemasar untuk memahami seseorang melakukan interaksi dengan website Anda. Seperti mengetahui halaman website populer yang banyak orang kunjungi.

Dalam memakai Google Analytics untuk digital marketing maka bisa memfokuskan diri pada bagian tersebut, hal ini akan membantu untuk menghemat waktu.

Sehingga pengguna dapat menentukan strategi marketing yang sesuai dan lebih efektif. Nah, berikut ini adalah kejelasan untuk lebih detail memahami terkait dengan ketiga bagian penting tersebut.

1. Traffic Channels

Sub fitur Traffic Channels merupakan salah satu fitur yang ada di dalam fitur utama, yaitu acquisitions. Jadi sebelum mengetahui siapa yang berkunjung ke website, penting mengetahui bagaimana mereka bisa sampai ke website Anda.

Apabila ingin mengetahui dari mana sumber traffic channels maka bisa dengan pergi ke tab acquisitions. Kemudian klik bagian all traffic dan pilih tombol channels pada sub fitur berikutnya.

Silakan mengatur periode waktu pada bagian atas panel dan kemudian bisa melakukan scroll ke bagian bawah. Dan akan terlihat tampilan hasilnya. Akan muncul beberapa list data pada tampilan yang Anda seperti berikut.

  1. Direct, data menunjukkan bahwa pengunjung datang langsung ke website Anda dengan mengetik URL ke browser;
  2. Organic Search, pengunjung website datang berdasarkan melakukan klik pada hasil penelusuran di mesin pencarian;
  3. Paid Search, pengunjung datang berdasarkan klik dari iklan pemasar yang muncul pada pencarian (Google Ads);
  4. Referral, pengunjung melakukan klik dari situs lainnya yang membuat konten dengan mencantumkan situs Anda;
  5. Social, mendapatkan link URL website Anda dari informasi di media sosial;
  6. Email, pengunjung datang ke website karena mendapatkan kampanye iklan di email.

Untuk membaca data secara lebih detail lagi pengguna bisa mengklik dari list hasil analisis tersebut. Misal melihat media sosial mana yang paling banyak membuat pengunjung datang ke situs website.

Nantinya akan muncul dan Anda bisa memaksimalkannya untuk meningkatkan traffic pada situs website Anda.

2. Demograf Audience

Pada bagian ini lebih kepada siapa saja yang mengunjungi situs website Anda. Data pengguna tersebut akan sangat bermanfaat untuk membuat rancangan iklan yang sesuai dengan target pasar.

Misalnya dari sisi usia, lokasi, jenis kelamin, hingga perangkat yang pengunjung gunakan. Jadi dalam membuat konten untuk iklan Anda akan menemukan banyak hal yang bisa membantu menarik minat pelanggan.

Apabila ingin menemukan informasi ini bisa datang ke menu audience. Kemudian silahkan pergi ke sub menu dan klik bagian Demografi dan Geo. Pada demografi ada pilihan usia dan jenis kelamin yang bisa Anda cek mana yang paling banyak berkunjung.

Sedangkan pada tab Geo, maka pengguna bisa melihat dari mana pengunjung berasal. Atau lebih tepatnya lokasi pengunjung dari negara, provinsi, atau daerah mana.

Dengan mengetahui berbagai data pengunjung tersebut maka bisa membantu untuk menemukan trik untuk memberikan pengalaman website yang bagus.

3. Penelusuran Konten

Pada bagian ini akan membantu para pengguna untuk menemukan konten mana yang paling banyak mendapatkan kunjungan. Sehingga nanti bisa membuat konten sejenis untuk membuat iklan dengan lebih maksimal.

Caranya bisa dengan mengunjungi menu behavior kemudian lihat di bagian drop down site content. Nantinya lihat pada content drilldown serta landing dan exit page. Dan pengguna bisa menemukan halaman mana yang paling banyak mendapatkan kunjungan.

Content Drilldown adalah suatu gambaran halaman pada website yang paling banyak memperoleh kunjungan. Dengan begitu dapat menentukan strategi yang sesuai untuk membuat pengembangan pada situs website.

Sedangkan panel landing page akan membantu untuk melihat bagian landing page mana yang banyak orang kunjungi. Pada bagian ini Anda bisa melihat indikator yang sesuai untuk efektifitas media sosial dan strategi promosi.

Memanfaatkan Google Analytics untuk digital marketing pada bagian behavior bisa membantu sekali. Pasalnya bisa menemukan kesadaran dalam pembuatan konten apa yang paling efektif dan banyak pengunjung web sukai.

Kesimpulan

Google Analytics merupakan tools yang cukup bagus dan efektif untuk membantu menjalankan bisnis secara online. Mengingat banyaknya para pengguna internet, bisnis berbasis digital adalah suatu hal yang berpengaruh.

Ada 3 hal penting yang perlu pengguna perhatikan saat menggunakan Google Analytics. Seperti bagian acquisitions, audience dan behavior. Ketiga menu tersebut perlu pengguna kuasai untuk menemukan banyak data penting.

Seperti data pengunjung, data terkait bagaimana proses pengunjung sampai ke website, dan data konten paling banyak dikunjungi.

Itulah beberapa informasi terkait dengan hal yang perlu diperhatikan oleh para pengguna tools Google Analytics.

Dengan menggunakan Google Analytics untuk digital marketing, maka pengguna harus benar-benar memahami cara kerjanya. Sehingga nantinya bisa memperoleh hasil yang lebih maksimal untuk meningkatkan performa bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.