Breaking News

Google Core Update

Google Core Update: Semua yang Perlu Anda Tahu

Setiap harinya, Google melakukan perubahan sistem untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian. Namun, Anda sebagai pengguna kerap tidak menyadari hal tersebut. Anda mungkin menyadari beberapa update yang terjadi di Google, misalnya saat ada Speed Update.

Google melakukan update skala besar beberapa kali dalam setahun yang dikenal dengan istilah Google Core Update.

Apa itu Google Core Update?

Aktivitas Google Core Update mengubah algoritma mesin pencari secara signifikan. Tujuannya adalah untuk memastikan pengguna dapat menemukan konten yang relevan dan berkualitas.

Google Core Update secara langsung mempengaruhi peringkat sebuah website dalam mesin pencari. Setelah terjadi update algoritma, website Anda bisa mengalami penurunan, atau justru peningkatan, peringkat di Google.

Gambaran sederhana mengenai Google Core Update adalah bayangkan Anda membuat daftar 100 film terbaik sepanjang masa pada 2017. Empat tahun kemudian, Anda membuat daftar baru. Tentu akan ada film-film baru yang masuk ke dalam daftar. Setelah menonton ulang film-film lama yang tidak ada dalam daftar, Anda mungkin juga ingin memasukkan mereka ke dalamnya.

Alhasil, daftar 100 film terbaik Anda berubah. Film yang keluar dari daftar tidak lantas berarti buruk. Hanya saja ada beberapa film lain yang lebih pantas masuk dibandingkan mereka.

Baca Juga : Memahami Relasi Antara SEO dan SEM dalam Digital Marketing

Google Core Update 2021

Di tahun ini, Google membagi peluncuran Google Core Update dalam dua batch, yakni Juni dan Juli. Hal ini cukup membingungkan karena biasanya Google merilis update dalam sekali waktu. Pada 2020, Google Core Update rilis pada bulan Mei dan Desember.

Google menyatakan bahwa mereka belum siap merilis seluruh perubahan di Juni, sehingga ada bagian yang baru meluncur pada bulan Juli. Mengingat Google Core Update sanggup mengubah naik-turunnya peringkat di mesin pencari, maka bisa saja website Anda dinilai secara bertolak belakang di bulan Juni dan Juli.

Google Core Update tercatat rilis pada 2 Juni dan 1 Juli. Selain itu, sejak awal Juni Google juga melakukan beberapa update lain pada aspek unverified claim, page experience, dan algoritma pendeteksi spam.

Di bulan Juni, Google menyatakan bahwa sebagian besar website tidak akan merasakan dampak yang signifikan dari update ini. Namun, jalan cerita bisa lain di Google Core Update Juli. Biasanya Google butuh waktu 1-2 minggu untuk menuntaskan proses update.

Tetaplah Fokus pada Konten

Meski Google Core Update akan mengubah peta dominasi website di mesin pencari, Google berpendapat bahwa seringkali tidak ada yang salah dengan website-website yang mengalami penurunan peringkat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Google memberi panduan bagi content creator untuk mengevaluasi website-nya kembali.

Inti dari panduan Google adalah kualitas konten. Website dengan konten berkualitas dan komprehensif tidak perlu merasa khawatir dengan adanya Google Core Update. Adapun panduan tersebut berwujud dalam daftar pertanyaan sebagai berikut:

Pertanyaan dasar

– Apakah konten memberikan informasi, laporan, riset, atau analisis asli?

– Apakah konten mendeskripsikan topik dengan lengkap, komprehensif, atau substansial?

– Apakah konten memberikan analisis mendalam atau informasi menarik yang sebelumnya tidak terlihat?

– Jika konten mengacu pada sumber lain, apakah konten tersebut menghindari penulisan ulang sumber tersebut dan memberi nilai tambah dan orisinalitas yang substansial?

– Apakah judul halaman memberikan ringkasan konten yang tepat dan deskriptif?

– Apakah website tidak menulis judul halaman secara berlebihan?

– Apakah ini jenis website yang ingin Anda simpan, share ke orang lain, atau rekomendasikan?

– Apakah konten di website ini layak untuk dirujuk oleh buku atau majalah cetak?

Pertanyaan lanjutan

– Apakah cara penyajian konten membuat Anda yakin kebenaran informasi yang ada di dalamnya, seperti kejelasan sumber, pendapat ahli, serta latar belakang penulis dan website?

– Jika Anda meneliti sebuah website, apakah Anda yakin website tersebut terpercaya atau diakui secara luas oleh pembaca niche yang sama?

– Apakah konten ditulis oleh seorang ahli atau penulis berpengalaman yang terbukti memahami topik dengan baik?

– Apakah konten bebas dari kesalahan faktual yang mudah diverifikasi?

– Apakah Anda bisa mempercayai konten ini jika dikaitkan dengan uang atau kehidupan Anda?

Pertanyaan terkait tampilan website

– Apakah konten bebas dari masalah ejaan atau gaya bahasa?

– Apakah konten diproduksi dengan baik atau tampak dibuat dengan tergesa-gesa?

– Apakah konten diproduksi secara massal (outsource) ke banyak kreator atau tersebar di website, sehingga laman individual tidak mendapat banyak perhatian?

– Apakah konten memiliki jumlah iklan yang berlebihan sehingga justru malah mengganggu informasi utama?

– Apakah konten dapat dinikmati dengan nyaman apabila pengunjung mengaksesnya melalui perangkat seluler?

Pertanyaan perbandingan

– Apakah konten memiliki substansi yang lebih baik jika dibandingkan dengan halaman lain di kolom pencarian?

– Apakah konten memang menjawab pertanyaan pengunjung atau hanya dibuat untuk mendapatkan peringkat yang tinggi di mesin pencari?

Panduan Menulis Konten Berkualitas

Google Core Update memang berpotensi mengacaukan pemeringkatan website, tetapi Anda tetap bisa menaklukkannya dengan menyajikan konten berkualitas. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk itu.

Langkah pertama adalah memilih kata kunci dengan cermat. Anda butuh merumuskan dua macam kata kunci, yaitu short tail keywords dan long tail keywords. Kata kunci pendek berguna untuk meningkatkan awareness. Sementara itu, kata kunci panjang membantu dalam mengarahkan audiens yang spesifik ke website Anda.

Anda bisa mencari tahu kata kunci apa yang paling banyak dicari orang di website Google Adwords, SEMRush, dan Serpstat. Ketiga sumber itu juga bisa menyajikan informasi mengenai website yang sedang sering muncul dan perbandingan website Anda dengan kompetitor.

Setelahnya, Anda perlu membuat konten yang relevan dengan kata kunci. Pastikan Anda menggabungkan identifikasi short tail keywords dan long tail keywords agar memudahkan pembaca. Kata kunci sebaiknya ditulis di awal artikel, baru kemudian Anda mengembangkan topiknya.

Kembangkan kata kunci secara konsisten agar website Anda mendapat peringkat yang tinggi di mesin pencari. Salah satu teknik terbaik untuk ini adalah membuat beberapa postingan untuk setiap set kata kunci dan menghubungkannya satu sama lain. Tautan internal terbukti mampu meningkatkan SEO sebuah website.

Selain tautan internal, postingan dengan anchor text juga akan dinilai tinggi Google. Anchor text sendiri adalah teks berisi tautan yang dapat diklik, biasanya berwarna biru dan digarisbawahi. Postingan dengan anchor text dihargai tinggi karena logikanya semakin banyak orang yang merujuk ke suatu laman, maka semakin relevan konten tersebut.

Buatlah postingan baru secara teratur. Website yang terbengkalai akan dinilai buruk oleh Google karena dinilai tidak memberikan informasi yang relevan. Bagaimanapun juga, tetaplah perhatikan kualitas konten. Jangan menulis artikel dengan mengambil referensi berita lama atau copy paste dari website orang lain.

Pemeringkatan website merupakan masalah krusial yang coba terus digali jawabannya oleh para ahli SEO. Dengan pengalaman di dunia digital lebih dari 10 tahun, Maxsol.id menjadi Digital Creative Agency yang bisa menjawab kebutuhan Anda. Maxsol telah menuntaskan lebih dari 1000 project di bidang hosting service, website development, dan mobile application.

Leave a Reply

Your email address will not be published.