Breaking News

Fitur WhatsApp

WhatsApp, Ada Fitur Baru Apa Lagi?

WhatsApp menjadi aplikasi pengirim pesan favorit karena disini Anda bisa melakukan semuanya dengan fitur yang ada, mulai dari mengirim pesan, dokumen, gambar, video, membuat grup percakapan, hingga melakukan panggilan suara dan video. Aplikasi ini gratis, ringan, dan user-friendly.

WhatsApp sudah menjadi aplikasi yang sangat penting dalam kehidupan manusia modern. Anda mungkin juga merupakan satu dari 1,6 miliar pengguna WhatsApp di dunia yang sangat bergantung pada platform pengirim pesan ini, baik itu untuk bekerja maupun sekadar berkomunikasi dengan teman dan keluarga.

Berita baiknya, WhatsApp dikabarkan akan bisa digunakan di banyak perangkat. Namun, sebelum sampai kesana, tidak ada salahnya jika kita mengupas aplikasi ini lebih jauh terlebih dahulu.

Mengapa WhatsApp Begitu Populer?

Ada beberapa alasan yang menyebabkan WhatsApp memiliki popularitas yang lebih tinggi daripada platform pengirim pesan lainnya. Pertama, WhatsApp merupakan pionir aplikasi pengirim pesan. Saat kemunculannya yang pertama kali pada 2009, WhatsApp hanya memiliki Skype sebagai kompetitor platform komunikasi.

Padahal, Skype lebih menonjolkan diri sebagai penyedia panggilan telepon dan video gratis, bukan pengirim pesan seperti WhatsApp. Terlebih lagi, Skype masih terbatas hanya bisa digunakan di komputer, sedangkan WhatsApp bisa disimpan di saku celana. Sehingga, jika kita berbicara spesifik tentang platform pengirim pesan di ponsel, praktis WhatsApp tidak punya pesaing lain.

Kedua, WhatsApp tidak memiliki batasan karakter pesan layaknya SMS. Tidak semua orang nyaman berkomunikasi dengan panggilan suara, sehingga mereka memilih menggunakan pesan singkat. Kendala yang dimiliki SMS adalah mahal dan jumlah karakternya terbatas. Maka dari itu, WhatsApp menawarkan solusi yang menjawab kebutuhan banyak orang.

Ketiga, WhatsApp mengidentifikasi penggunanya menggunakan nomor telepon. Alasan ini terdengar sederhana, tetapi sebenarnya berpengaruh besar. Pengguna Skype tahu benar repotnya membuat akun dengan email dan username, lalu butuh username pengguna lain untuk berkomunikasi. Tidak dengan WhatsApp. Anda dengan mudah dapat menemukan akun WhatsApp teman-teman yang nomornya sudah tersimpan di kontak.

Terakhir, WhatsApp bekerja di banyak platform, mulai dari Android, iOS, hingga Nokia. Sedangkan BBM saat itu hanya bisa digunakan di Blackberry. Anda juga tidak perlu ponsel mahal untuk meng-install WhatsApp. Sehingga, semua lapisan masyarakat bisa menikmati WhatsApp tanpa terkecuali.

WhatsApp Business, Satu Langkah Maju

Setelah sukses mendominasi persaingan platform pengirim pesan, pada September 2017 WhatsApp meluncurkan aplikasi WhatsApp Business. Platform ini berdiri sendiri (tidak terintegrasi dengan WhatsApp original) dan menyasar pengguna dari kalangan pebisnis. Dengan WhatsApp Business, pelaku usaha dapat menjalin komunikasi yang lebih nyaman dengan konsumen.

Fitur dan tampilan WhatsApp Business memiliki beberapa perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan WhatsApp biasa. Keunggulan utama WhatsApp Business adalah bisa menampilkan profil usaha, lengkap dengan nama perusahaan, situs resmi, dan alamat bisnis. Profil ini juga dilengkapi dengan katalog yang menampilkan produk atau jasa dari bisnis Anda. Katalog juga bisa menampilkan keterangan stok barang yang habis.

Kedua, katalog barang di WhatsApp Business terintegrasi dengan fitur keranjang. Sehingga, pembeli bisa memasukkan barang belanjaan ke keranjang, kemudian tersambung ke ruang chat dengan pemilik akun bisnis. Komunikasi dengan konsumen menjadi lebih ringkas dan to the point.

Keunggulan selanjutnya dari WhatsApp Business adalah fitur pembalas pesan otomatis. Sebagai pebisnis, kadang Anda menerima pertanyaan yang sama berulang-ulang dari pembeli. Dengan fitur ini, Anda bisa menyetel balasan otomatis untuk sebuah pertanyaan. Fitur ini juga memungkinkan Anda mengirim pesan otomatis untuk menyambut konsumen baru.

Elemen terakhir yang menjadi pembeda adalah WhatsApp Business memiliki centang hijau. Pihak WhatsApp akan memberikan tanda centang hijau pada akun yang telah lolos verifikasi. Artinya, akun tersebut adalah benar milik sebuah perusahaan.

WhatsApp Business tidak hanya cocok bagi perusahaan besar, melainkan juga pelaku UMKM yang ingin tampil lebih profesional di hadapan konsumen. Terutama di masa pandemi Covid-19 dimana mayoritas transaksi keuangan sudah beralih ke kanal online. Oleh karena itu, penggunaan WhatsApp Business mampu meningkatkan volume transaksi sebuah bisnis.

Baca Juga : Mengapa Saat Ini Chatbot Adalah Investasi Terbesar Bagi Usaha Anda?

Next Step: Satu Akun Empat Perangkat

Facebook telah mengakuisisi WhatsApp pada 2014 dalam kesepakatan senilai USD$19 miliar atau setara dengan Rp 222,7 triliun. Nilai transaksi yang sangat tinggi itu dibayarkan dalam bentuk uang tunai dan saham. WhatsApp semakin berlari kencang meninggalkan kompetitornya sejak itu, termasuk dengan meluncurkan platform WhatsApp Business.

Ketergantungan pengguna terhadap WhatsApp sudah begitu tinggi hingga mereka merasa perlu mengecek pesan kapan saja dan dimana saja. WhatsApp menyambut baik kondisi ini. Mereka dikabarkan sedang menggodok rencana untuk membuka akses multi perangkat. Teknologi ini akan memungkinkan pengguna untuk mengakses akun yang sama di empat device berbeda.

Fitur ini dapat dinikmati oleh pengguna WhatsApp Beta melalui pembaruan WhatsApp versi 2.20.143. Biasanya, akun WhatsApp hanya bisa dipakai di satu perangkat. Misalnya, apabila Anda login WhatsApp di tablet, maka akun WhatsApp di ponsel sebelumnya akan terhapus.

Caranya adalah melalui QR code. Cukup pindai QR code yang tersimpan di akun WhatsApp Anda menggunakan ponsel atau tablet lain, maka WhatsApp akan otomatis terbuka. Sebenarnya, saat ini pengguna sudah bisa memindai QR code, tetapi Anda baru bisa melakukannya untuk membuka WhatsApp Web di laptop.

Fitur multi perangkat yang telah dikembangkan sejak tahun lalu ini disambut baik oleh banyak pengguna. Mereka ingin memakai akun WhatsApp yang sama di banyak perangkat, khususnya para pelaku usaha. Bagaimanapun juga, WhatsApp dinilai cukup terlambat mengingat fitur multi perangkat sudah dimiliki oleh Line dan Telegram.

Perlu diketahui bahwa fitur multi perangkat tidak akan mempengaruhi enkripsi end-to-end terkait keamanan pesan yang dikirim. Pihak WhatsApp menyampaikan fitur ini akan dirilis dalam versi beta pada 1-2 bulan ke depan.

CEO Facebook “Mark Zuckerberg” turut menjelaskan bahwa WhatsApp akan menambahkan fitur baru lain, yaitu view once. Dengan fitur ini, maka pesan Anda akan terhapus secara otomatis setelah dibaca oleh si penerima. Saat ini, pengguna WhatsApp sudah bisa menikmati layanan disappearing messages dimana pesan dapat dihapus setelah jangka waktu tertentu.

Apa Lagi yang Baru?

WhatsApp seperti sedang berlari kencang. Platform raksasa ini juga sedang menguji metode verifikasi baru selain SMS. Biasanya, WhatsApp akan mengirim SMS berisi enam digit angka kode OTP (one-time password) kepada pengguna yang baru meng-install WhatsApp atau restore akun.

Metode baru tersebut bernama flash calls, yaitu panggilan verifikasi selama beberapa saat yang tidak perlu Anda angkat. Metode verifikasi yang sama telah dilakukan oleh Telegram. Namun, metode verifikasi baru ini diperkirakan hanya dapat dilakukan di perangkat Android. Hal ini terjadi karena iOS tidak mengizinkan aplikasi pihak ketiga untuk membaca riwayat panggilan pengguna.

Selain itu, WhatsApp tengah mengembangkan aplikasi yang bisa dibuka di iPad. Selama ini pengguna iPad masih belum bisa menikmati layanan karena WhatsApp tidak kompatibel dengan tablet Apple tersebut.

Jika Anda ingin mengoptimalkan Aplikasi Whatsapp, akan lebih baik jika Anda menyerahkan pengelolaannya kepada pihak profesional. Maxsol siap membantu Anda dengan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.