Breaking News

produk digital

Anda Internet Marketer? Kenali Jenis Produk Digital yang Berpotensi

Jenis produk digital semakin kesini semakin banyak variasinya. Produk digital merupakan salah satu ragam jenis bisnis yang lagi tren di kalangan internet marketer saat ini.

Bisnis seperti ini cukup potensial karena apabila seseorang telah berhasil membuat produknya, ia bisa menjual berkali-kali. Dan hal tersebut dapat menghemat biaya pengeluaran produksi yang tentunya bisa keluar banyak.

Karena merupakan produk digital, tentu formatnya juga berupa digital. Menariknya penjual hanya cukup memberikan akses download kepada pihak pelanggan ke produk yang ia jual tersebut.

Lantas Apa Sebenarnya Produk Digital Itu?

Produk digital merupakan suatu revolusi suatu model penjualan terbaru. Yang mana dahulu produk yang orang jual ada fisiknya dan sekarang tidak harus demikian. Produk tersebut hanya berguna untuk aktivitas digital saja.

Ada banyak produk digital yang bisa pengguna pakai, misalnya seperti software, membaca melalui laptop, gambar premium, desain grafis, dan banyak lagi yang lainnya.

Fungsinya juga beragam, seperti mendukung aktivitas proses pemasaran digital untuk bisnis. Hal ini menjadi salah satu faktor utama kenapa jenis produk digital banyak sekali peminatnya.

Tidak mengherankan pembelinya juga para internet marketer yang mengelola pemasaran di suatu perusahaan tertentu. Sebagian besar jenis produk digital yang orang tawarkan berguna untuk keperluan pemasaran.

Melirik peluang tersebut, Anda juga bisa menjadi salah satu produsen dari salah satu jenis produk digital. Menarik bukan?

Daftar Jenis Produk Digital yang Berpotensi Menghasilkan Cuan

Ada beberapa jenis produk digital yang dapat memberikan potensi pemasukan untuk Anda. Beberapa jenisnya ialah sebagai berikut ini.

1. E-Book atau Buku Digital

Wujud buku saat ini bukan lagi buku fisik saja, melainkan juga ada versi digital yang lebih praktis. Sehingga siapapun bisa membaca dengan berbekal gadget saja tanpa repot membawa buku fisik.

Selain itu e-book juga banyak dipilih masyarakat masa kini karena menawarkan harga yang cukup terjangkau daripada buku fisik. Bahkan beberapa ada yang ditawarkan secara gratis.

Berbagai tema buku digital yang terjual di pasaran ada banyak. Mulai dari bacaan ringan seperti novel, cerita pendek, hingga buku membahas hal-hal berat. Misalnya seperti pemasaran digital, tips, strategi, panduan kesehatan, dan banyak lagi lainnya.

2. Tutorial atau Panduan Berupa Video

Selain e-book ada juga jenis produk digital berupa video tutorial atau panduan untuk sesuatu. Di dalamnya ada pengetahuan atau langkah-langkah yang dapat membuat pengguna dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih mudah.

Pasalnya berbentuk video, maka penawaran harga tentu seringkali lebih mahal ketimbang e-book. Hal tersebut karena orang perlu melakukan usaha yang lebih untuk membuat konten video tersebut menjadi lebih baik.

Seperti teknik editing yang perlu memiliki skill khusus dan mumpuni untuk membuat penonton tertarik. Terkait dengan tema pembahasan sebenarnya sama dengan e-book. Yakni berupa penjelasan tentang hal-hal tertentu di bidang teknologi digital, seperti panduan marketing, kesehatan, dan sebagainya.

3. Asset Desain Grafis (Template & Tema)

Mengenai aktivitas marketing secara digital tentu tidak bisa lepas dari berbagai hal yang berkaitan dengan design materi promosi. Itulah kenapa para desainer banyak juga yang menjual aset grafis seperti icon, brush, karakter kartun, template tertentu, dan sebagainya.

Template maksudnya ialah menjual suatu kombinasi dari aset desain yang membentuk suatu poster atau spanduk tertentu. Yang paling banyak saat ini adalah template feed untuk Instagram bisnis.

4. Software atau Aplikasi Berbasis Website

Selain itu, ada juga produk digital berupa aplikasi atau software berbasis website yang laris di pasaran. Produk tersebut hampir sama dengan produk software lain seperti Photoshop, Ms. Word, dan sebagainya.

Misalnya seperti website untuk kebutuhan promosi di media sosial seperti postingan, jadwal, otomatisasi dan sebagainya. Selain itu bisa juga menjual aplikasi berbasis website khusus untuk seseorang yang ingin membuka kursus online.

Baca Juga : 8 Digital Skill yang Banyak dicari Perusahaan

5. Game

Sama dengan software, game atau permainan juga merupakan salah satu jenis produk digital yang memiliki banyak peminat. Industri game saat ini cukup digandrungi oleh kalangan milenial.

Asalkan membuat model variasi genre game yang sesuai dengan kebutuhan pasar, tentu hal tersebut akan banyak menghasilkan cuan. Perlu Anda ketahui, bahwa game bukan hanya sebatas permainan, namun juga bisa untuk edukasi.

6. Preset Foto

Contoh produk digital selanjutnya adalah preset foto yang pembuatannya secara custom. Jadi, preset merupakan filter yang pembuatannya bisa menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan.

Umumnya setiap preset memiliki gaya yang unik dan orang-orang bisa memasang dengan mudah berbagai jenis foto mereka. Tahukan Anda kenapa preset poto potensial? Hal tersebut karena pengguna media sosial senang membagikan fotonya.

Mereka akan membagikan foto yang bagus dan unik, nah salah satunya membutuhkan sebuah preset.

Tips Memasarkan dan Cara Membuat Produk Digital

Ada beberapa langkah yang bisa orang lakukan untuk memasarkan dan membuat suatu produk digital. Berikut tahapan dan langkah-langkahnya.

1. Melakukan Identifikasi Target Pasar

Hal yang perlu Anda lakukan adalah mengidentifikasi pasar. Langkah ini sama dengan ketika menentukan produk fisik. Tujuannya adalah untuk menentukan produk yang tepat dalam menyasar pasar.

Misalnya Anda ingin membuat suatu produk yang bisa mengedukasi seseorang dalam menjalani pola diet yang tepat. Jadi, dalam langkah ini silakan mengecek berbagai produk yang bisa mengedukasi dalam hal itu.

Seperti melihat permasalahan yang kerap dialami orang dan hal lainnya. Hasil riset yang Anda peroleh bisa menjadi salah satu acuan untuk membuat produk yang dapat menjadi solusi market.

2. Bikin Value Proposition yang Menarik

Langkah selanjutnya adalah dengan memberikan nilai atau manfaat dari produk yang Anda tawarkan. Lantas bagaimana cara menawarkan proporsi pasar dengan nilai yang tepat dan sesuai?

Caranya mudah saja, cukup lihat dari sudut pandang konsumen. Kemudian tawarkan apa yang membuat konsumen bisa tertarik. Seperti pembahasan sebelumnya terkait menawarkan suatu solusi dari permasalahan mereka.

Solusi bisa dari banyak sisi. Misalnya terkait dengan harga barang yang terjangkau namun berkualitas, atau produk yang unik dan belum ada di tempat lain.

3. Tentukan Format Produk

Pada tahapan ini tentu cukup krusial dalam proses pembuatan produk digital. Misalnya dalam format yang membutuhkan fungsi sama dengan kemasan. Semakin menarik kemasan maka potensi konsumen tertarik akan lebih besar.

Contohnya produk Anda berkaitan dengan program diet, maka bisa dengan menggunakan berbagai jenis format. Seperti e-book, video, aplikasi, atau bahkan ketiganya.

Dalam menentukan format pasti harus melihat karakteristik konsumen terlebih dahulu. Siapa yang Anda sasar? Apa yang mereka sukai dan sebagainya.

4. Pasang Harga yang Sesuai

Ketika menentukan harga suatu produk, maka bisa dengan menghitung biaya pokok setiap produk dengan menambahkan margin keuntungan. Seperti menjual produk fisik berupa mie ayam.

Beli bahan baku dan biaya operasional per porsi mie ayam diperoleh dengan harga Rp5.000. Pebisnis ingin memiliki margin keuntungan Rp4.000 maka silakan memasang harga jual Rp9.000 per porsinya.

Lantas untuk produk digital yang tidak memiliki biaya pokok, bagaimana cara menentukan harga? Secara umum harga yang produk digital patok adalah berupa basis nilai.

Misalnya menjual e-book untuk program diet sebesar Rp40.000 per bukunya. Selain teknik menjual saja, Anda bisa juga sambil menjelaskan manfaat, kelebihan, dan hal lainnya tentang buku tersebut. Sehingga harga bisa masuk akal.

5. Cegah Potensi Pembajakan

Pasalnya saat ini belum ada langkah yang tepat untuk mengatasi para pembajak. Hal ini karena pasar juga masih banyak yang antusias untuk membeli produk bajakan. Apalagi kalau bukan karena harga murah.

Namun ada beberapa cara untuk melakukan pencegahan terhadap pembajakan produk.

  1. Beri peringatan terkait dengan hak intelektual;
  2. Kasih watermark berupa logo bisnis atau nama produk Anda;
  3. Batasi akses konten.

Dengan langkah terakhir tersebut maka margin keuntungan bisa diperoleh secara maksimal. Demikianlah beberapa informasi penting terkait dengan jenis produk digital yang bisa hasilkan cuan. Terkait informasi digital bisnis terupdate bisa berlangganan dengan Diginews.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published.