Breaking News

development aplikasi

Development Aplikasi yang Perlu Kamu Tahu

Suatu perusahaan biasanya terdiri dari berbagai divisi. Salah satu divisi yang tugas dan tanggung jawabnya sangat penting adalah divisi IT yang bertugas untuk mengembangkan aplikasi. Agar bisa lebih memahami pentingnya divisi tersebut, ada beberapa langkah development aplikasi yang perlu kamu tahu.

Divisi IT juga dikenal dengan pengembangan sistem, Tujuan dari divisi tersebut adalah untuk membangun suatu aplikasi yang paling sesuai dengan keperluan perusahaan. Pengembangan aplikasi bisa dilakukan secara in house atau menggunakan jasa khusus seperti vendor IT eksternal.

Berbagai Development Aplikasi yang Perlu Kamu Tahu

Ada berbagai hal yang wajib dipastikan agar pengembangan aplikasi bisa berjalan dengan lebih baik dan agar bisa meminimalisir kerugian perusahaan. Poin apa saja yang sebaiknya kamu tahu dalam mengembangkan aplikasi yang berkualitas? Jawabannya ada di bawah ini.

1. Tujuan dibuatnya suatu aplikasi

Jangan pernah mengira bahwa semua aplikasi apapun bisa disamakan. Meskipun sama-sama terdiri dari berbagai baris dan kolom, setiap aplikasi mempunyai keistimewaannya sendiri. Tujuan development aplikasi yang perlu kamu tahu akan sangat mempengaruhi hasil akhir aplikasi tersebut.

Misalnya, aplikasi absensi untuk para karyawan tentu saja akan berbeda dari aplikasi purchasing order. Saat kedua aplikasi yang berbeda tersebut dikembangkan, ada field khusus yang dipakai di setiap aplikasi yang subjeknya sangat berbeda. Sangat penting untuk menetapkan tujuan dibuatnya aplikasi.

Tujuan aplikasi harus ditetapkan dengan jelas di awal. Dengan begitu kamu bisa menentukan apa saja yang diperlukan untuk pengembangan aplikasi tersebut dan bisa mempersiapkan berbagai komponen yang mendukung.

2. Technology development aplikasi yang perlu kamu tahu

Setelah tujuan ditetapkan, kamu perlu memutuskan apa saja teknologi yang akan digunakan. Penggunaan teknologi ini akan sangat bergantung pada jenis aplikasi yang akan kamu kembangkan. Apakah aplikasi tersebut khusus untuk desktop, khusus untuk mobile, atau untuk keduanya?

Kamu juga perlu memastikan bahwa database teknologi sudah sesuai dengan anggaran dan kebutuhan perusahaan. Apakah kamu ingin menggunakan SQL atau Oracle server? Gunakan teknologi yang paling tepat sehingga fungsi aplikasi bisa dimaksimalkan.

3. Memilih developer aplikasi terpercaya

Hal penting lain dalam development aplikasi yang perlu kamu tahu adalah pemilihan developer aplikasi. Ini sangat penting karena developer terbaik untuk suatu perusahaan yang kamu tahu belum tentu sama baiknya untuk perusahaanmu sendiri.

Bahkan pembangunan aplikasi yang dilakukan oleh divisi internal pun harus dilengkapi dengan proposal pembuatan seperti kalau kamu menggunakan vendor eksternal. Kalau kamu memilih untuk memakai vendor eksternal, bandingkan harga serta kualitasnya dengan yang ada di pasaran.

Kamu juga perlu memastikan transparansi kerja dengan vendor eksternal sejak awal sehingga bisa terhindar dari tindakan penipuan maupun kebocoran data perusahaan.

4. System/Software Development Life Cycle

 SDLC merupakan suatu model rencana yang dipakai dalam berbagai manajemen proyek. Sistem ini bisa menggambarkan berbagai tahapan yang berkaitan dengan proyek pengembangan suatu sistem informasi. SDLC mencakup pembuatan konsep serta studi kelayakan awal.

Selain itu, SDLC juga mencakup maintenance terhadap aplikasi yang sudah selesai dibuat. Dengan menerapkan SDLC saat membangun aplikasi, fungsi aplikasi pun bisa dikembangkan dengan lebih baik. Ada beberapa tahapan dalam SDLC development aplikasi yang perlu kamu tahu, yaitu:

  • Melakukan requirement analysis atau analisa kebutuhan. Proses yang satu ini dilakukan oleh project manager atau business analyst.
  • Business analyst juga akan melakukan pembuatan grand design. Sementara itu, bagian system and technical analyst akan melakukan pembuatan desain dengan lebih mendetail.
  • Coding akan dilakukan oleh salah satu divisi. Divisi yang akan melakukan coding bisa berupa engineer, programmer, maupun app developer.
  • Proses deploy atau instalasi dilakukan. Kemudian developer atau business analyst akan melakukan pemeriksaan dan memastikan aplikasi sudah siap untuk digunakan.
  • Proses berikutnya adalah pemberian Berita Acara Serah Terima (BAST) serta training sehingga pengetahuan dari developer bisa disalurkan ke para pengguna.

5. Dokumentasi dalam development aplikasi yang perlu kamu tahu

Proses dokumentasi harus dibuat sesuai dengan pembangunan aplikasi serta harus selalu update setiap kali ada pengembangan aplikasi yang berikutnya atau saat ada pembuatan aplikasi lain yang masih berhubungan dengan aplikasi awal.

Beberapa developer lupa melakukan dokumentasi data karena terlalu fokus pada pengembangan aplikasi. Padahal proses ini sangat penting karena bisa menciptakan integrasi antar berbagai aplikasi. Di kemudian hari, developer tidak akan mengalami kesulitan dalam mencari data aplikasi tersebut.

Proses dokumentasi dalam development aplikasi yang perlu kamu tahu adalah penggunaan tools khusus yang bisa memetakan berbagai data dari beberapa aplikasi secara menyeluruh. Dengan menggunakan tools tersebut, proses pencarian yang membutuhkan waktu lama bisa dipersingkat.

Tips Penting dalam Mengembangkan Aplikasi

Selain lima langkah dalam mengembangkan aplikasi di atas, ada beberapa langkah tambahan yang perlu diperhatikan. Dengan memahami beberapa tips dalam development aplikasi yang perlu kamu tahu di bawah ini, kamu akan menciptakan aplikasi yang sangat disukai oleh para pengguna.

1. Siapkan strategi untuk mengembangkan aplikasi

Penting untuk menentukan strategi saat akan mengembangkan suatu aplikasi seluler. Dengan begitu, kamu bisa menciptakan suatu aplikasi yang sukses dan dibutuhkan oleh banyak orang. Beberapa faktor yang perlu kamu pertimbangkan sebelum menciptakan suatu aplikasi antara lain:

  • Tentukan siapa saja yang akan menggunakan aplikasi tersebut. Dengan menetapkan target pengguna, kamu bisa membuat aplikasi yang tepat sasaran dan menarik sebanyak mungkin pengguna.
  • Lakukan riset yang intensif untuk mempelajari para pesaing. Dengan mengetahui para pesaing yang mempunyai produk atau aplikasi yang sama, kamu bisa belajar dari mereka dan membuat aplikasi yang lebih unik dan lebih disukai oleh masyarakat.
  • Pilih salah satu platform seluler yang paling ideal untuk aplikasi yang akan dikembangkan.

2. Perhatikan desain UI/UX dalam proses pengembangan

Langkah berikutnya dalam development aplikasi yang perlu kamu tahu adalah pembuatan tampilan aplikasi yang lebih halus. Pastikan juga aplikasi yang kamu buat bisa menyediakan pengalaman pengguna yang jauh lebih mudah dan mulus.

Desain UI/UX yang menarik punya berbagai tujuan. Tujuan utamanya adalah untuk membuat aplikasi milikmu menjadi yang terbaik dengan cara menyediakan pengalaman pengguna yang jauh lebih nyaman. UI/UX yang berkualitas juga bisa membuat aplikasi jadi lebih intuitif, interaktif, serta ramah pengguna.

3. Merilis aplikasi ke App Store dan Play Store

Langkah terakhir development aplikasi yang perlu kamu tahu adalah perilisan aplikasi. Sebelum dirilis atau diluncurkan, kamu perlu mempunyai akun pengembang. Proses perilisan aplikasi di App Store akan melibatkan berbagai persiapan metadata.

Metadata yang perlu dipersiapkan antara lain nama aplikasi, keterangan dan kategorinya, kata kunci untuk pencarian aplikasi, ikon peluncuran aplikasi, serta tangkapan layar. Proses perilisan aplikasi di App Store lebih sulit dan lama daripada merilis aplikasi di Play Store.

Baca Juga : Pentingnya Custom Web Development untuk Perusahaan

Leave a Reply

Your email address will not be published.