Breaking News

marketing funnel

Marketing Funnel dalam Bisnis, Teknik, dan Urutan

Pengertian marketing funnel artinya merupakan strategi bisnis yang akan membantu para pembeli dalam memvisualisasikan perjalanannya. Maksudnya perjalanan pembeli mulai dari tahap pengenalan produk hingga proses pembelian.

Metode marketing funnel menjelaskan tentang proses bagaimana seseorang dari tidak mengenal merek hingga mengenal. Antara tidak kenal sampai kenal ada proses menimbang-nimbang, melakukan pembelian, menilai produk, dan jadi pelanggan.

Funnel building adalah proses yang dapat membuat bisnis bisa berkembang dalam waktu singkat. Saluran penjualan dapat membantu sebagai proses panduan strategi pemasaran. Konsep funnel ini cocok untuk teknik digital marketing.

Konsep Marketing Funnel Penting

Alasannya melalui konsep pemasaran funnel, orang bisa betul-betul memahami mengenai produk. Hal ini terkait bagaimana calon pembeli tahu produk hingga akhirnya memutuskan untuk membeli suatu produk.

Dengan orang paham semua konsep, maka bisa mengenali langkah mana yang bisa maksimal. Begitu juga dengan langkah-langkah yang terasa belum maksimal. Sehingga dapat memperbaiki strategi pemasaran dengan baik agar hasilnya lebih optimal.

Tahap ini semacam proses pengenalan merek suatu produk dengan baik. Sehingga, pada tahap tersebut, calon pembeli bisa lebih yakin dan percaya dan kemudian membeli produk.

Melalui pendekatan ini, kemungkinan besar strategi bisnis dapat lebih efektif. Terutama dalam proses menjalankan strategi pemasaran. Sehingga bisa tahu benar mana hal yang tidak perlu dan mana yang perlu.

Selain itu menggunakan konsep funnel juga dapat mengurangi pemborosan promosi. Selanjutnya, informasi berikut merupakan langkah-langkah dalam marketing konsep funnel.

Langkah-Langkah pada Marketing Funnel/Urutan dalam Marketing Funnel

Bahkan masing-masing perusahaan memiliki tahap lain dari pemasaran funnel. Ada yang menggunakan tahapan panjang, ada juga yang singkat. Semuanya tergantung pada jenis produk, layanan, dan banyak lagi lainnya.

Tahapan konsep pemasaran funnel beberapa tahapan sebagai berikut. Rantai pemasaran harus benar-benar menggambarkan seluruh proses dari pengadopsian target pasar.

Saluran marketing seperti ini terkesan lebih realistis daripada saluran pada umumnya. Sebab lebih menekankan pada siklus perekonomian yang semakin berputar.

Proses tidak tahu, kemudian ingin membeli, hingga menjadi pelanggan setia dan merekomendasikan kepada teman. Sampai langkah terakhir berulang terus menerus merupakan hasil dari tahapan pemasaran funnel.

Kemudian yang terakhir merupakan contoh website dari marketing funnel yang berbasis analitik. Prinsipnya sama saja, hanya, setiap langkahnya lebih kompleks. Pada tahapan ini bagian awal terhitung dari jumlah pengguna situs web.

Tahapan selanjutnya adalah berbagai pertimbangan yang terhitung dari jumlah bagian tiap halaman produk. Dan penghitungan keputusan dari jumlah calon pembeli memasukkan produk ke keranjang.

Dan yang terakhir, penghitungan proses pembelian terlihat dari proses penyelesaian transaksi.

Tips Teknik Marketing Funnel Pengoptimalan pada Suatu Bisnis

Saluran pemasaran funnel saja tidak cukup. Lagipula bagaimana bisnis akan berkembang hanya dengan tahapan mengetahui apa bisnisnya. Jadi, berkaitan dengan bagaimana pemilik bisnis bisa melanjutkan rencana setelah mengetahui bisnisnya.

Berikut orang akan menemukan strategi pemasaran yang sesuai pada tiap tahap perjalanan pembeli. Ketika berhasil mengoptimalkan pada tiap tahapannya, orang bisa memastikan calon pembelinya tidak melirik produk kompetitor.

Berikut beberapa tips penting dalam mengoptimalkan konsep pemasaran funnel yang sesuai.

1. Kesadaran

Kesadaran menjadi bagian paling penting dalam promosi bisnis. Jangkau sebanyak mungkin calon pembeli pada tahapan awal. Semakin banyak calon pembeli yang orang sasar, semakin besar kemungkinan untuk meraup pendapatan.

Itulah kenapa banyak pemain bisnis di awal yang membuang-buang dana untuk keperluan promosi. Resikonya jika tidak pandai mengelola bisa terbuang sia-sia uangnya.

Untuk itu ingat dua hal penting ini. Pertama, bagaimanapun usaha promosi yang orang lakukan, pastikan hal tersebut meningkatkan kesadaran brand. Kedua, pastikan sudah memiliki sasaran pasar secara terfokus.

Dua hal tersebut cukup penting, dan barulah bisa memahami cara promosi yang pas. Contoh dalam bisnis yakni memakai pemasaran konten, pengenalan produk dengan lebih familiar ke masyarakat. Sehingga mudah bagi publik memahami brand produk.

2. Proses Pertimbangan

Tahap kesadaran sudah sukses, selanjutnya beralih ke pertimbangan. Pada proses ini pemilik bisnis bisa memamerkan produknya terkait kelebihan. Pasalnya menyadari bahwa produk tersebut bukan satu-satunya produk yang ada pada imajinasi calon pembeli.

Pada saat inilah calon pembeli melakukan pertimbangan produk dengan milik kompetitor. Untuk itu, tekankan keunggulan produk dari pada milik kompetitor. Namun jangan terlalu agresif, pastikan lebih terkesan profesional.

Misalnya, teknik pemasaran soft selling lebih terkesan natural dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. Dari pada secara langsung menceritakan keunggulan produk.

Faktor lainnya bisa menggunakan channel marketing secara digital seperti tren saat ini. Social media funnel seperti blog, website, sosial media, dan email pemasaran. Sebab, alat tersebut dapat membantu menjangkau pasar secara lebih luas.

Tenang saja, tidak perlu khawatir karena mudah zaman sekarang menggunakan konsep digital marketing tersebut. Sudah ada layanan jasa yang bisa bantu dalam proses pembuatan dan pengelolaan. Seperti Maxsol yang membantu lebih mudah strategi bisnis Anda.

3. Pembelian

Pada fase ini harapannya adalah proses transaksi berjalan mulus dan segera terselesaikan. Sehingga tidak perlu menggunakan banyak opsi halaman atau tombol untuk melakukan check out.

Tidak perlu juga untuk melakukan penyambungan halaman dengan berbagai konten yang tidak relevan. Sebab terdapat waktu di sini, jika tidak segera bisa mengubah pemikiran calon pembeli.

Bahkan fatalnya bisa gagal dalam proses pembelian suatu produk, dan beralih ke produk kompetitor. Jadi selain model tampilan, desain, ada hal lain yang mesti pemilik bisnis coba. Seperti upselling, promo, reminder, dan sebagainya.

Promo bermanfaat untuk menarik minat calon pembeli dalam menentukan jadi tidaknya transaksi pembelian tersebut. Upselling dengan menawarkan produk pelengkap yang akan menambah muatan keranjang belanja mereka.

Sedangkan pengingat bisa membantu melancarkan tahapan pembelian, pasalnya seringkali pembeli juga lupa. Terlebih dengan barang pada keranjang yang sudah lama. Serta obrolan langsung yang bermanfaat untuk memberikan respon kepada mereka.

4. Proses Pembelian Ulang

Teknik marketing funnel dapat mudah untuk mendapatkan penghasilan dari pelanggan lama ketimbang mencari pelanggan baru. Hal ini berkaitan juga dengan kualitas suatu produk.

Berdasarkan informasi bisnis, kunci dari suatu peningkatan bisnis adalah mempertahankan konsumen. Salah satunya dengan membuat mereka puas dan nyaman.

Pasalnya jika pembeli mencoba produk dan merasakan kepuasan, pastinya mereka kembali untuk melakukan pembelian. Untuk itu berikut sedikit tips yang bantu untuk memancing pelanggan lama agar belanja lagi.

  1. Memberikan hadiah/poin yang bisa pelanggan kumpulkan agar nantinya mereka berminat membeli lagi.
  2. Biasanya rekomendasi produk terkait yang pernah orang beli akan lebih terkesan terpercaya. Konsep seperti ini masuk dalam tips marketing funnel agar pembeli menjadi pelanggan setia.
  3. Gunakan pusat bantuan untuk meminimalisir keluhan pelanggan tersebar. Sehingga mereka bisa langsung menyasar ke pusat bantuan dan solusinya teratasi.
  4. Kesaksian dari pelanggan lain yang sudah merasakan kepuasan pada suatu produk. Hingga akhirnya merekomendasikan kepada teman-temannya.
  5. Tinjauan atau review yang paling cocok dan bagus bisa perusahaan muat sebagai salah satu bukti. Bahwa produk tersebut juga mendapat ulasan yang cukup baik.
  6. Rujukan atau bisa memakai program afiliasi kerjasama dengan lainnya.
  7. Memberikan kesempatan kepada para reseller maupun dropshipper.

Demikianlah berbagai informasi terkait marketing funnel, semoga bisa membantu bisnis semakin berkembang.

Baca Jugahttps://diginews.id/ini-pentingnya-strategi-pengoptimalan-digital-bagi-perusahaan/

Leave a Reply

Your email address will not be published.