Breaking News

software development

Tips and Trik Kerja Sama dengan Software House

Kerja sama dengan software house merupakan salah satu hal penting yang perlu dalam menjalankan IT suatu bisnis. Semakin kesini perkembangan dunia digital sangat diperlukan dalam berbagai bidang.

Salah satunya adalah bidang ekonomi yang akan menunjang berbagai keperluan bisnis. Apapun jenis bisnisnya, jika ingin maksimal maka perlu sekali menggunakan layanan digital.

Mempercayakan pengerjaan proyek IT kepada software house Indonesia merupakan suatu strategi penting. Apalagi yang hanya membutuhkan spesialis IT jangka pendek, hal ini akan sangat berperan untuk menghemat biaya.

Namun melihat hal tersebut, di Indonesia sendiri masih minim pihak perusahaan yang bekerja sama dengan software house. Kekhawatiran akan risiko kegagalan menjadi salah satu penyebabnya.

Padahal hal tersebut terjadi karena memang mereka banyak mendengar dari mulut ke mulut saja. Apabila memilih perusahaan yang tepat maka hal tersebut tidak akan terjadi dan bisa bantu untuk sukses.

Proses Persiapan untuk Proyek IT Perusahaan

Membahas mengenai proses kerja sama dengan software house, maka perlu mengetahui terlebih dahulu beberapa proses persiapan untuk proyek IT. Risiko dalam menjalani outsourcing sendiri ada tiga tahapan yang perlu orang pertimbangkan.

Hal ini penting orang ketahui agar bisa terhindar dari kegagalan. Tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Proses persiapan dari pihak perusahaan dengan mengetahui kebutuhan permintaan yang hendak diajukan;
  2. Pemilihan mitra software house yang tepat sesuai dengan kebutuhan perusahaan;
  3. Partisipasi dengan mitra selama proses pengembangan.

Pihak perusahaan sangat perlu mengidentifikasikan apa yang sebenarnya mereka butuhkan untuk proses penciptaan. Apabila memiliki ide dan seseorang akan membangun dari nol maka bisa mengalihkan semua ke software house.

Mulai dari desain hingga proses peluncuran. Sebenarnya bisa saja memiliki tim sendiri, namun perusahaan harus merancang semua sendiri. Perusahaan tetap harus mempertimbangkan plus minus dari berbagai sisinya untuk menentukan hal ini.

Apakah bekerja sama dengan software house atau menggunakan tim sendiri. Setelah menentukan pilihan pastikan untuk memiliki tujuan serta sasaran jelas. Kemana arah perusahaan, sehingga memiliki pedoman dalam setiap pengambilan langkah.

Tujuan dan arah yang tidak jelas bisa menghambat proses bisnis. Belum lagi apabila Anda tidak memiliki target jangka panjang dan jangka pendek yang terancang dengan jelas.

Untuk menjaga semuanya bisa selaras, maka perencanaan di awal harus matang serta menentukan titik fokus yang tepat.

Kelebihan Melakukan Kerja Sama dengan Software House

Ada beberapa alasan kenapa perusahaan perlu bekerja sama dengan software house untuk keperluan ITnya. Berikut ini beberapa kelebihan yang bisa perusahaan dapatkan dengan bergabung memilih layanan software house yang tepat.

1. Biaya yang Lebih Efisien

Perbandingan antara melakukan kerja sama dengan software house atau merekrut karyawan bisa melihat dari sisi biaya. Ternyata memilih software house yang tepat malah membuat biaya lebih efisien ketimbang membentuk tim.

Mungkin sekilas akan terlihat besar biayanya, namun sebenarnya sebanding dengan hasil produknya. Apabila seseorang mencari tim atau karyawan tentu perlu mengeluarkan biaya perekrutan, remunerasi bulanan, operasional kantor, lisensi software, dan banyak lagi lainnya.

Proses pembiayaan software house cukup dengan membayar senilai dengan kesepakatan awal yang sudah disetujui. Perusahaan tidak perlu memikirkan biaya operasional kantor yang lumayan, karena sudah vendor tanggung.

2. Proses Pengerjaan Cross Platform

Perusahaan tidak perlu takut akan berbagai kebutuhan yang mungkin cukup kompleks dan rumit. Pasalnya proses pengerjaan software house memiliki lebih banyak keahlian yang cukup profesional dan beragam.

Berbeda jika merekrut seorang karyawan yang harus memiliki keahlian kompleks. Pastinya akan sulit dan jika menggunakan banyak tenaga kerja juga berdampak pada efisiensi biaya. Mungkin jika perusahaan sudah stabil biaya bukan masalah.

Untuk perusahaan jenis startup yang masih memulai dan tidak stabil keuangannya bisa mencoba menggunakan jasa software house saja.

3. Pengalaman di Bidangnya

Mereka yang siap memberikan atau menjual jasanya di bidang IT tentu adalah yang memiliki keahlian serta pengalaman. Dengan begitu siap untuk membantu perusahaan atau individu dalam memberikan solusi bisnis secara digital.

4. Pemberian Jaminan Kualitas

Pada setiap produk yang software house hasilkan, umumnya memberikan jaminan pengerjaan secara maksimal. Sehingga mengutamakan kualitas proyek yang diberikan.

Jaminan kualitas sendiri terdiri dalam beberapa poin terkait dengan pengembangan sistemnya hingga jaminan legalitas hukum. Contohnya seperti performa sistem yang mumpuni dan bisa beradaptasi dengan baik terhadap berbagai perubahan.

Bahkan perusahaan sebagai kliennya, bisa menagih dan memiliki hak atas itu kepada software house. Apabila produk atau proyek yang mereka hasilkan tidak sesuai dengan indikator dan jaminan kualitas yang perusahaan berikan.

5. Keamanan Terjamin

Poin keamanan menjadi salah satu yang paling penting di dalam menjalankan suatu sistem digital. Setiap vendor akan memberikan jaminan keamanan masing-masing pada setiap sistem yang diberikan.

Itulah kenapa penting sekali dalam memilih vendor software house yang tepat. Tim developer yang software house tugaskan untuk menyelesaikan proyek Anda adalah yang profesional dan ahli di bidangnya, jadi tidak perlu khawatir.

6. Reliable dan Bisa untuk Berbagai Kebutuhan

Dalam setiap peran yang ada di dalam tim development perusahaan, software house adalah suatu opsi yang tepat. Dibandingkan dengan merekrut karyawan perorangan, pihak software house menawarkan paket pengerjaan proyek dengan lebih lengkap.

Selain itu juga memiliki banyak keunggulan, utamanya bisa menjadi tempat untuk berkonsultasi terkait permasalahan perusahaan.

Tips and Trik Kerja Sama dengan Software House

Mempercayakan proyek kepada software house menjadi salah satu hal yang sering perusahaan gunakan. Asalkan memilih layanan yang tepat tentu akan menguntungkan untuk perusahaan.

Berikut ini beberapa tips dan trik melakukan kerja sama dengan pihak software house.

1. Periksa Portofolio Vendor dan Perangkat Lunaknya

Hal pertama yang perlu perusahaan lakukan adalah dengan mengecek portofolio dari vendor software house yang hendak dipilih. Apakah pada portofolio tersebut menarik dan terkesan profesional atau tidak.

Bisnis yang bertahan lama adalah yang profesional. Perhatikan bagaimana klien yang mereka tangani. Seringkali hal ini bisa dinilai dengan anggapan seberapa bergengsi perusahaan yang pernah menjadi kliennya, jika bagus maka semakin baik pula kualitasnya.

Meski demikian belum tentu software house baru tidak memberikan layanan bagus. Anda bisa mengecek apakah portofolio dari klien sebelumnya sesuai dengan gambaran Anda atau tidak.

2. Lihat Ulasan Pelanggan

Tips kedua adalah dengan melihat bagaimana ulasan pelanggan yang pernah menjadi klien mereka. Apakah memberikan respon bagus atau tidak. Bandingkan jumlah komentar yang merasakan kepuasan dan tidak.

3. Cek Harga dan Waktu Pengerjaan

Sebelum memutuskan memakai jasanya pastikan menentukan terlebih dahulu pengeluaran maksimal yang akan Anda gunakan. Pertimbangkan juga estimasi waktu pengerjaan yang pihak vendor tawarkan.

Seharusnya estimasi yang mereka berikan tidak terlalu cepat dan tidak lama. Namun semua tergantung dari proyek yang seperti apa dan bagaimana kesepakatan di awal dengan Anda.

4. Pilih Model Kerja sama yang Sesuai dengan Kebutuhan

Pastikan untuk memilih model kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Misalnya perusahaan menginginkan spesialis untuk melengkapi tim pengembang perusahaan.

Pasalnya kadang spesialis tersebut adalah suatu bakat yang langka. Sehingga membutuhkan kerja sama dengan pihak software house profesional.

Salah satu rekomendasi software house yang bisa Anda pilih untuk membantu menjalankan IT perusahaan adalah Maxsol. Merupakan perusahaan yang melayani jasa di bidang kreatif digital berpengalaman lebih dari 10 tahun.

Lebih lengkapnya apabila ingin menjalin kerja sama dengan software house Maxsol, bisa langsung cek ke https://maxsol.id/. Dapatkan informasi penting lainnya di bidang bisnis dan teknologi terupdate hanya di Diginews.id.

Baca Juga : 8 Startup Indonesia Terkemuka yang Masuk Forbes, Populer di Kawasan Asia Pasifik

Leave a Reply

Your email address will not be published.