Breaking News

startup

8 Startup Indonesia Terkemuka yang Masuk Forbes, Populer di Kawasan Asia Pasifik

Startup Indonesia sudah banyak yang tumbuh dan mengalami perkembangan begitu pesat. Bahkan Forbes Asia 100 to Watch menjadi salah satu daftar pertama Forbes menyorot perusahaan kecil startup Indonesia yang sedang naik daun.

Di tengah masa pandemi yang mana perusahaan di seluruh dunia sedang berjuang melawan krisis ekonomi, justru perusahaan kecil asal Indonesia malah berada di jalur pertumbuhan signifikan.

Melansir dari Forbes, pada bulan Agustus 2021 lalu perusahaan-perusahaan berikut masuk dalam daftar mampu mengatasi berbagai permasalahan. Seperti peningkatan transportasi kota padat, perluasan konektivitas ke daerah terpencil, dan juga mencegah pemborosan makanan.

Ada 17 negara dan wilayah yang terwakili. Kategori teratas yang masuk adalah pada sektor bioteknologi, e-commerce, perawatan kesehatan, makanan, perhotelan, pendidikan dan rekrutmen.

Daftar Startup Indonesia yang Masuk Forbes

Perusahaan startup yang masuk di Forbes paling banyak ada di India dan Singapura yang masing-masing ada 22 dan 19 perusahaan. Kemudian Hongkong punya 10 perusahaan. Sedangkan Indonesia terdapat 8 perusahaan.

Serta China hanya memiliki 4 startup saja. Bukan karena tertinggal, namun memang perusahaan di sana banyak yang sudah berada di atas jumlah maksimum pendapatan. Nah, berikut ini adalah daftar startup Indonesia terkemuka yang masuk Forbes.

1. Beau Bakery

Merupakan kategori makanan dan perhotelan berdiri pada tahun 2015. Talita Setyadi sebagai CEO dan didukung oleh SEAF Women’s Opportunity Fund. Nama Beau merupakan merek toko roti dan kafe yang mengelola restoran.

Produknya berupa kue-kue artisanal dan roti yang berasal dari bahan lokal. Misi Beau bukan hanya sebagai lahan bisnis namun juga untuk melatih dan mengembangkan bakat.

2. Bobobox

Merupakan perusahaan yang menawarkan akomodasi hotel kapsul dengan harga terjangkau di Indonesia. Masuk dalam kategori makanan dan perhotelan yang berdiri sejak tahun 2017 lalu.

Pendanaan perusahaan diperoleh dari Alpha JWC Ventures dan Horizon Ventures. Indra Gunawan sebagai CEO menawarkan layanan tempat tidur pod pada 14 lokasi di seluruh wilayah Indonesia.

Menariknya pelanggan tidak hanya sebatas menyewa sistem per malam, namun juga bisa per jam. Namun sistem layanan tersebut hanya berlaku di beberapa lokasi saja.

Selain itu Bobobox berkembang tidak hanya pod hotel saja, namun juga merambah ke yang lainnya. Seperti penyewaan kabin di hutan yang disebut dengan Bocabin, dan Bobovan untuk campervan.

3. Dekoruma

Kategori selanjutnya adalah e-commerce dan retail yang berdiri pada tahun 2015 bernama Dekoruma. Perusahaan ini didanai oleh Foundamental, Intervest, OCBC NISP Ventura dan dikelola oleh CEO bernama Dimas Harry Priawan.

Dekoruma telah mengembangkan platform e-commerce yang awalnya hanya menyediakan furniture saja. Namun kini berkembang menjadi platform serba ada untuk hunian tempat tinggal. Seperti layanan berupa arsitektur dan daftar penjualan properti seperti perumahan.

4. Evermos

Merupakan kategori e-commerce dan retail yang berdiri di tahun 2018 lalu. Perusahaan Evermos merupakan platform perdagangan sosial yang target marketnya adalah umat muslim.

Iqbal Muslimin sebagai CEO perusahaan mengelolanya dengan tekun hingga ia mendapatkan pendanaan besar. Pendukung utama dari Evermos adalah Alpha JWC Ventures dan Jungle Ventures.

Evermos membantu untuk menghubungkan antara konsumen dengan para pengecer barang halal. Selama dua tahun perjalannya, perusahaan Evermos berhasil menarik 500 merek dan 75 ribu jaringan pengecer.

5. Otoklik

Perusahaan yang menghubungkan antara pemilik mobil dengan bengkel mobil terpercaya di Indonesia. Otoklik membantu untuk membuat harga standar dan transparan sehingga pelanggan tidak dirugikan.

Martin Reyhan Suryohusodo merupakan CEO perusahaan yang berhasil membawa Otoklik bermitra dengan lebih dari 1.300 bengkel. Serta sudah lebih dari 10.000 perbaikan mobil setiap bulannya.

Berdiri pada tahun 2019 lalu sebagai kategori perusahaan logistik dan transportasi yang pendanaannya dari Sequoia Surge. Perusahaan memperoleh komisi untuk setiap pemesanan dan potongan dari pembelian suku cadang oleh pelanggan.

6. Populix

Perusahaan selanjutnya adalah Populix yang merupakan kategori perusahaan e-commerce dan retail. Berdiri pada tahun 2018 lalu dan dipimpin oleh CEO perusahaan bernama Timothy Astandu.

Pendanaan perusahaan ini mendapatkan dukungan dari Intudo Ventures, Pegasus Tech, dan Quest Ventures. Lewat platformnya, Populix berhasil menghubungkan 260 ribu bisnis dengan pembeli Indonesia yang mendapatkan insentif saat berbagi wawasan.

7. PrivyID

Merupakan salah satu startup Indonesia dengan kategori teknologi yang berdiri pada tahun 2016. Privy Identitas Digital merupakan penyedia identitas digital terkemuka Indonesia yang menyediakan tanda tangan digital sah secara hukum.

Layanannya sudah banyak digunakan oleh berbagai pihak seperti bank, perusahaan kesehatan, dan telekomunikasi. Marshall Pribadi sebagai CEO berhasil membawa Privy lulus dari inkubator Google for Startup.

8. Sampingan

Startup Indonesia selanjutnya yang masuk dalam daftar Forbes adalah Sampingan. Berada di kategori pendidikan dan rekrutmen berdiri sejak tahun 2018 lalu oleh CEO Wisnu Nugrahadi.

Pendanaan perusahaan dari Altara, Antler, Golden Gate Ventures yang memungkinkan Sampingan bisa melakukan kinerjanya. Yakni menghubungkan antara perusahaan dengan para pekerja lepas untuk melakukan pekerjaan.

Sampingan sudah beroperasi di 80 kota dan tersebar seluruh wilayah Indonesia. Salah satu kliennya adalah GoTo dan Unilever yang merupakan perusahaan besar tanah air.

Tips Membangun Startup Efektif

Menarik bukan memiliki startup? Apakah Anda menginginkannya? Atau mungkin sedang berjuang untuk membangun startup saat ini? Melakukan riset serta analisis pada awal memulai pembangunan startup bukan hal yang sulit.

Apalagi jika membarenginya dengan strategi yang tepat. Nah, berikut ini adalah beberapa tips membangun startup dan mengembangkannya dengan efektif.”’

1. Bangun Situs Website

Jantung startup adalah website, jadi pastikan performanya sempurna. Pasalnya cara itulah yang akan membantu untuk membawa reputasi dan citra perusahaan menjadi profesional dan tampak baik di mata pelanggan.

Pastikan semua aspek bisa selaras, seperti desain, fitur, pengalaman pengguna, konten, dan sebagainya. Teknis situs website ini berhubungan langsung dengan branding dan marketing jadi penting memahaminya.

2. Gunakan Niche yang Tepat

Selain itu menggunakan pilihan tema atau niche yang tepat adalah kunci. Jadi aspek mana yang lebih fokus untuk Anda garap. Dengan memfokuskan diri maka bisa mengerti terkait dengan kelebihan dan kekurangannya.

3. Kembangkan Nilai Jual Produk

Cari poin yang membedakan produk Anda dengan kompetitor yang membuat pelanggan lebih memilih Anda. Hal ini akan membantu untuk meningkatkan nilai jual suatu produk dan tentunya sebagai branding yang tepat.

4. Selalu Update dengan Perkembangan Tren

Pastikan untuk selalu belajar hal baru dan teruslah belajar dan berusaha membangun startup. Jangan diam di zona nyaman, meskipun pendapatan sudah meningkat.

Lakukan update terhadap hal-hal baru apalagi yang berkaitan dengan marketing digital dan perusahaan.

5. Perbarui Selalu Strategi Pemasaran

Strategi marketing yang tepat perlu memiliki proporsi yang pas antara metode inbound dan outbound, Anda bisa mencoba melakukan tes campaign dan terus melakukan modifikasi pemasaran.

6. Jalin Komunikasi yang Baik dengan Pelanggan

Pastikan untuk menjalin komunikasi baik dengan para klien. Pasalnya tujuan bisnis bukan hanya membuat konsumen untuk sekali beli saja. Namun juga untuk melakukan pembelian selanjutnya hingga menjadi pelanggan.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai startup. Apabila ingin memperoleh berbagai informasi lain seputar bisnis, digital marketing, dan teknologi cobalah kunjungi situs Diginews.id.

Semoga informasi terkait dengan daftar startup Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes bisa memberikan motivasi bagi Anda. Tentunya siapapun bisa untuk seperti mereka asalkan ada kemauan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *