Breaking News

IG Reels

Instagram Reels, Apakah Reels dapat Bersaing dengan TikTok?

Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk Instagram Reels atau salah satu produk paling baru dari Instagram untuk masuk ke Tanah Air. Dikatakan begitu karena Instagram Reel sendiri kali pertama diperkenalkan ke publik adalah sekitar tahun 2019 lalu, kemudian dirilis secara perdana baru pada pertengahan tahun 2020 kemarin.

Berselang hampir satu tahun atau mendekati penghujung bulan Juni 2021 ini, pada akhirnya Instagram meluncurkan Instagram R untuk para pengguna produk dan layanannya di Indonesia. Lantas seperti apa, sih, Instagram Reels tersebut? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Instagram Reels?

Dalam blog resminya sendiri, pihak Instagram menjelaskan bahwa Instagram Reels adalah salah satu cara baru dalam menciptakan dan mencari konten hiburan berupa video secara langsung di platform tersebut. Tidak hanya sebagai media untuk mencari dan menikmati konten hiburan tersebut saja, Anda juga dapat menciptakan konten seperti itu sendiri dan kemudian membagikannya secara meluas ke sesama pengguna Instagram lainnya.

Dengan Instagram Reels, Anda dapat menciptakan atau merekam video apapun sendirian atau dengan siapa saja dan kemudian membagikannya menggunakan akun Instagram pribadi. Anda dapat memberikan efek khusus, menambahkan audio atau apapun dalam video dengan durasi 15 detik tersebut sehingga ketika dibagikan akan menjadi lebih menarik. Bahkan, Anda dapat memilih untuk membagikan video di Reels tersebut hanya ke follower saja, apabila akun yang dimiliki dikunci atau private account.

Cara Kerja Instagram Reels

Reels Text Instagram Logo. New Feature Social Media App 3D Rendering

Berikut langkah demi langkah menggunakan Instagram Reels.

1. Pertama-tama, pilih tombol yang terletak di sisi bawah tengah, di antara icon Home, Search, Shop dan Profile. Icon Reels sendiri seperti Clipper Film. Ketika Anda menekan tombol ini, maka akan ada banyak sekali video-video Reels yang sudah diciptakan dan diunggah oleh para pengguna Instagram lainnya untuk ditonton oleh siapa saja.

Pada bagian sebelah kanan terdapat icon Love (pengganti Like), Bubble chat (untuk komentar), Papercraft (untuk mengirimkan ke orang lain) dan Flip (untuk stitching atau menggunakan video yang ada dan digabungkan dengan video sendiri).

2. Untuk membuat video, Anda hanya perlu menekan icon bergambar kamera di sudut kanan atas. Setelah itu, ada deretan peralatan edit yang tersemat di sisi sebelah kiri layar, seperti Audio, Speed, AR Effects dan Timer dan Align.

  • Audio merupakan tempat di mana Anda dapat mencari lagu yang sudah tersedia di database musik Instagram. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan audio milik sendiri dengan cara merekam sebelumnya dan kemudian memasukkannya ke Reels. Ketika audio tersebut dibagikan, maka secara otomatis, attribute-nya akan bertuliskan nama Anda.
  • AR Effects adalah tempat yang berisikan banyak efek yang disediakan oleh Instagram. Efek-efek tersebut ada yang disediakan atau diciptakan khusus oleh Instagram, ada pula yang berasal dari para kreator dari seluruh dunia.
  • Timer and Countdown adalah alat untuk mengatur waktu perekaman saat tidak menggunakan alat bantu atau secara hands-ree.
  • Align merupakan alat untuk membantu Anda dalam menciptakan sebuah transisi antar-video agar terlihat bagus dan profesional.
  • Speed berfungsi sebagai alat mempercepat atau melambatkan hasil rekaman video.

Baca Juga : 10 Hal yang Harus Diketahui Digital Marketer Mengenai TikTok

3. Langkah kedua adalah Anda hanya perlu menekan dan menahan tombol snap atau record selama waktu yang dibutuhkan atau yang ditentukan. Anda dapat melakukan tinjauan atau Preview terlebih dahulu sebelum membagikan atau mengunggahnya secara langsung.

Akan tetapi, apabila Anda ingin mengeditnya terlebih dahulu, maka Anda dapat menggunakan tools yang tersedia. Dan jikalau tidak ingin merekam secara langsung, Anda dapat menggunakan video rekaman yang sudah tersimpan di internal storage smartphone untuk dimasukkan ke Reels dengan cara menekan tombol di sebelah kiri bawah.

4. Langkah ketiga adalah Anda hanya perlu menuliskan caption pendek termasuk menggunakan hashtag terkait video yang diunggah tersebut dan kemudian dapat memilih untuk membagikannya di Reels atau di Stories. Bahkan Anda juga dapat mengirimkan video Reels tersebut ke orang lain melalui Direct Message.

Anda juga dapat memilih untuk membagikan video Reels tersebut di Feed Instagram atau tidak. Termasuk juga dapat melakukan tagging ke orang-orang tertentu yang ikut terekam dalam video itu.

5. Langkah terakhir adalah tekan tombol Next untuk membagikannya secara langsung atau Save as Draf jika Anda ingin membagikannya di lain waktu. Apabila Anda memilih Next, maka akan ada pop-up yang berisikan informasi terkait dengan layanan Reels itu dan kemudian tekan Share jika ingin tetap membagikan atau Cancel apabila membatalkannya.

Perbedaan Reels dengan Stories

Berikut ini adalah perbedaan antara Reels dengan Stories.

  • Waktu: Instagram Stories hanya dapat bertahan selama 24 jam saja dan kemudian menghilang, sedangkan Instagram Reels dapat bertahan selama Anda tidak menurunkan atau menghapusnya.
  • Hashtag: Walaupun sama-sama menggunakan hashtag, akan tetapi ketika Stories yang dibuat cukup banyak, maka kemungkinan akan muncul atau didapatkan seseorang semakin rendah. Hal itu tidak berlaku dengan Reels yang mana tetap akan menggunakan algoritma pencarian.
  • Reach: Mayoritas orang-orang yang dapat melihat Stories adalah follower dari pengunggah video, sedangkan di Reels, siapa saja dapat melihatnya. Dengan artian, jangkauan Reach di Reels lebih lebar.
  • Saves: Video di Stories tidak dapat disimpan, sedangkan video di Reels dapat disimpan.
  • Alat Edit: Reels memiliki peralatan editing yang lebih banyak dan komplet dibandingkan Stories.

Perbedaan Reels dengan IGTV

Berikut ini adalah perbedaan antara Reels dengan IGTV.

  • Insight: Pengguna dapat melihat data berupa jumlah views, likes, comment, shares dan saves, sedangkan di Reels, hal tersebut tidak dapat dilakukan.
  • Alat Edit: Reels dilengkapi banyak sekali peralatan untuk editing, sedangkan di IGTV tidak ada fasilitas semacam itu.
  • Panjang Tayangan: Reels memiliki batas waktu selama 15 detik saja, sedangkan IGTV sampai dengan 15 menit.

Apakah Reels dapat Bersaing dengan TikTok?

Sebelum Reels diciptakan, TikTok adalah platform media sosial yang dapat digunakan untuk berbagi video pendek dengan sesama pengguna. Oleh karena itu, ketika Instagram memperkenalkan Reels, maka banyak yang mengatakan bahwa produk tersebut adalah diciptakan sebagai pesaing TikTok.

Secara tampilan dan cara kerja, Reels dan TikTok memiliki kesamaan di atas 90 persen. Dan ketika ditanya apakah Reels dapat menyaingi atau bahkan mengalahkan TikTok? Jawabannya adalah bisa iya dan bisa tidak. Hal itu dikarenakan TikTok sudah terlebih dahulu hadir dan memiliki banyak pengguna yang cukup fanatik.

Namun dikatakan Reels dapat menyaingi TikTok karena produk baru Instagram ini memiliki tampilan yang lebih fresh dan rapi. Serta fitur editing yang lebih lengkap. Ditambah lagi, Reels tersedia dalam satu aplikasi yang memudahkan penggunanya untuk switching dengan cepat ketika ingin menggunakan Instagram secara umum, memakai Stories atau IGTV. Sedangkan TikTok hanya tersedia dalam satu layanan, yaitu video dengan durasi hingga 3 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.